“Kementerian Desa mendorong keberlanjutan kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat pembangunan dan kemandirian desa.”
JAKARTA – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto berharap kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, termasuk sektor swasta, dapat terus berlanjut dalam upaya membangun desa yang mandiri dan berkelanjutan di seluruh Indonesia.
Harapan tersebut disampaikan Yandri Susanto saat Peringatan Hari Desa Nasional 2026 yang mengusung tema “Bangun Desa Bangun Indonesia: Desa Terdepan untuk Indonesia”, sebagaimana dikutip dalam keterangan resmi, Minggu (1/2/2026).
Yandri secara khusus mengapresiasi keterlibatan Astra dalam mendampingi dan membina desa-desa di berbagai wilayah. Ia menilai program desa binaan Astra menunjukkan hasil yang positif dan hampir seluruhnya berjalan dengan baik.
“Kami menyadari desa binaan Astra semuanya hampir berhasil, maka kami berharap kolaborasi Astra bersama Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal RI dapat terus terjalin,” kata Yandri.
Menurut Yandri, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam mempercepat pembangunan desa, sekaligus memastikan manfaat pembangunan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat desa.
Dalam kesempatan yang sama, Chief of Corporate Affairs Astra Boy Kelana Soebroto menegaskan komitmen Astra untuk terus berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan desa melalui berbagai program unggulan perusahaan.
“Yang berfokus pada penguatan potensi lokal dan peningkatan kualitas hidup masyarakat desa,” tegas Boy.
Boy menjelaskan, komitmen tersebut sejalan dengan semangat Peringatan Hari Desa Nasional 2026 yang menjadi ruang kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat peran desa sebagai fondasi pembangunan nasional.
“Dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat di wilayah pedesaan untuk hari ini dan masa depan Indonesia,” ujarnya.
Sebagai bagian dari komitmen keberlanjutan, Astra secara konsisten memberdayakan masyarakat desa melalui sejumlah program unggulan, seperti Desa Sejahtera Astra, Kampung Berseri Astra, SATU Indonesia Awards, serta dukungan dari sembilan Yayasan Astra.
Hingga 2025, berbagai inisiatif tersebut telah menjangkau lebih dari 1.500 Desa Sejahtera Astra dan Kampung Berseri Astra di 35 provinsi, serta bersinergi dengan 792 pemuda penerima SATU Indonesia Awards.
Upaya tersebut turut mendorong kemandirian ekonomi desa, yang tercermin dari valuasi ekspor Desa Sejahtera Astra sebesar Rp349 miliar sepanjang 2020–2024, serta menjangkau 2,63 juta penerima manfaat hingga 2024.
Semangat Astra dalam memperkuat kemajuan desa dinilai sejalan dengan cita-cita perusahaan untuk sejahtera bersama bangsa serta mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Indonesia. (KP).
Laporan: Red










