TANJUNGPINANG (KP),- Pelaksanaan pembelajaran tatap muka pada 13 sekolah tingkat SD dan SMP di Kota Tanjungpinang dimulai pada Senin, 12 Oktober 2020.
Terkait hal tesebut, Wali Kota Tanjungpinang, Rahma meninjau langsung hari pertama uji coba belajar tatap muka di SMP Negeri 11 Kampung Bugis, Kota Tanjungpinang, guna memastikan pembelajaran berjalan lancar dengan mengedepankan protokol kesehatan.
Rahma mengatakan pembelajaran tatap muka dilaksanakan tiga hari dalam seminggu yakni Senin, Rabu dan Jumat selama 1 jam 30 menit, setelah itu kembali belajar daring dari rumah.
“Sekolah tidak dipaksakan. Sebelumnya, kita juga sudah meminta persetujuan dan surat perjanjian dari orang tua murid. Alhamdulillah dari 400 lebih murid, sekitar 90% anak-anak mulai sekolah,” kata Rahma.
Rahma meminta para guru untuk terus mengawasi proses pembelajaran tatap muka ini, dengan memperhatikan beberapa aspek, agar proses belajar mengajar dapat berjalan dengan lancar.
Disamping itu, Rahma juga menegaskan agar para guru lebih memperhatikan lingkungan sekolah, ruang belajar, dan fasilitas lain agar terjaga untuk menghindari virus Corona yang bisa berada di mana saja. “Sekarang kita doakan agar anak-anak, guru, dan orangtua sehat selalu. Sehingga semuanya bisa berjalan lancar,” ucap Rahma.
Rahma menyebutkan pandemi Covid-19 ini bukan halangan atau rintangan bagi pelajar untuk terus berprestasi, tapi mungkin pandemi ini menjadi cambuk untuk kita bisa terus termotivasi, dan menjadi yang terbaik untuk masa depan.
“Semoga kedepannya seluruh satuan pendidikan dapat melaksanakan proses belajar mengajar tatap muka dengan rasa nyaman. Peserta didik dapat menerima pelajaran di sekolah dengan baik dan menjalankan adaptasi kebiasaan baru ini dengan rasa tenang,” tutur Rahma. (KP).
Laporan : Efendi
Editor : Rid










