“Polres Natuna memulai program Green Policing di SMPN 4 Bunguran Timur melalui penanaman pohon produktif dan kegiatan bakti sosial. Program ini diharapkan menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan serta berlanjut ke sejumlah lokasi lain di Kabupaten Natuna.”
NATUNA – Kasat Binmas Polres Natuna, Iptu Agus Salim Marpaung, menjelaskan bahwa kegiatan penghijauan dan bakti sosial di SMPN 4 Bunguran Timur merupakan bagian dari program Green Policing yang diarahkan untuk mendorong penghijauan di berbagai tempat.
Program tersebut menjadi salah satu upaya kepolisian untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan agar memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Jadi ini kegiatan program terbaru Bapak Kapolri kita, Pak Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Salah satu program beliau adalah Green Policing. Bagaimana di setiap tempat bisa dilakukan penghijauan supaya bermanfaat untuk lingkungan atau masyarakat,” ujar Agus kepada Koran Perbatasan saat diwawancarai di kawasan sekolah, Jumat (16/10/2026).
Ia mengatakan, SMPN 4 Bunguran Timur menjadi salah satu lokasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Dalam kegiatan itu, Polres Natuna menyerahkan bibit pohon produktif untuk ditanam di lingkungan sekolah.
Jenis pohon yang disiapkan antara lain durian, mangga, dan lengkeng. Khusus di SMPN 4 Bunguran Timur, pohon yang diserahkan berupa durian dengan jumlah sekitar lima hingga tujuh batang.
“Ya, yang bisa bermanfaat lah terutama. Mungkin durian, mangga atau yang lengkeng, atau yang lain-lain,” katanya.
Agus menegaskan, kegiatan penghijauan tidak hanya menyasar SMPN 4 Bunguran Timur. Polres Natuna akan menentukan lokasi berikutnya berdasarkan kesesuaian tempat untuk penanaman pohon.
“Lokasinya itu nanti akan kita tentukan lagi di mana lokasi yang akan kita tanam pohon. Bukan hanya sekolah, mungkin tempat-tempat lain juga yang bisa, tempat-tempat yang bagus kita tanam, kita akan tanam,” tambahnya.
Selain penanaman pohon, kegiatan tersebut juga mencakup bakti sosial dan gotong royong. Melalui kegiatan ini, kepolisian berharap kepedulian terhadap lingkungan dapat tumbuh sejak dini, terutama di kalangan pelajar.
Agus berharap kegiatan tersebut memberikan manfaat bagi pihak sekolah dan dapat diikuti oleh berbagai pihak secara berkelanjutan.
“Semoga bermanfaat dan kegiatan ini bisa diikuti juga oleh yang lain, supaya berkesinambungan,” pungkasnya.
Program penghijauan ini diharapkan tidak berhenti pada penyerahan bibit semata, tetapi juga diikuti dengan perawatan tanaman agar dapat tumbuh dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Laporan: Dini










