KEPRI (KP),- Respons cepat dilakukan Ketua Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kepri H. Isdianto,S.Sos.MM. Dimana ia juga, menjabat sebagai Plt. Gubernur Kepri. Begitu mendengar laporan Ketua Tim Posko Covid-19 Kepri di Batam, Buralimar bahwa tenaga kesehatan di Rumah Sakit Khusus Infeksi Galang membutuhkan madu, Selasa, (9/6/2020).
Dengan cepat Isdianto, langsung mengeluarkan ponsel dan mencari sesuatu lalu menghubungi seseorang. Dari suara telepon terdengar seseorang menjawab salam dari Ketua Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 itu. Isdianto yang mempunyai pembawaan tenang ini, langsung mengutarakan maksudnya menelpon. “Kapan ada pesawat ke Batam? tolong awak carikan dan kirimkan madu 20 liter ya. Nanti Posko Covid-19 Kepri Batam yang menyelesaikan pembayarannya,” pinta Isdianto.
Permintaan Isdianto, langsung disambung dengan kata “siap” oleh orang tersebut. Perhatian Isdianto dalam percepatan melawan Covid-19 ini di Batam memang cukup besar. Mengingat 54 persen penduduk Kepri berdomisili di Batam. Kepadatan penduduk sangat berpengaruh pada banyaknya kasus masyarakat yang terinfeksi.
Keputusan untuk membentuk posko Covid-19 Kepri di Batam juga atas kondisi tersebut. “Tim Posko Batam sangat bersemangat saya lihat. Teruslah bergerak. Berikan layanan dan rasa nyaman kepada masyatakat. Dan berikan informasi yang menenangkan sehingga masyarakat punya semangat yang sama denga kita untuk melawan Covid-19,” pinta Isdianto.
Karena itu jugalah, laporan-laporan Tim Posko Covid-19 Kepri dari lapangan, cepat ditanggapi dan dicarikan solusi. Seperti aspirasi yang disampaikan para tenaga kesehatan Rumah Sakit Khusus Infeksi Covid-19 Galang, misalnya yang membutuhkan madu untuk menjaga stamina.
Isdianto langsung menanggapi dan memesankan madu asli dari Kabupaten Natuna. Penyerahan madu nantinya, akan dilakukan langsung oleh Isdianto. Sekaligus mengucapkan terima kasih atas keseriusan tenaga medis rumah sakit tersebut, dalam menangani pasien yang terpapar Covid-19.
Isdianto juga berharap pasien-pasien yang terpapar Covid-19, difokuskan pengobatannya di Rumah Sakit Khusus Infeksi Covid-19 Galang seluruhnya. Harapan itu muncul karena banyaknya masyarakat yang melapor takut kerumah sakit rujukan Covid-19 untuk berobat penyakit lain. “Namun hal ini harus kita bahas secara matang, tanpa menimbulkan masalah baru. Tujuan kita semua baik untuk masyarakat,” terang Isdianto.
Ketua Tim Posko Covid-19 Kepri di Batam, Buralimar mengaku merasa senang aspirasi tenaga kesehatan Rumah Sakit Khusus Infeksi Covid-19 Galang langsung direspons cepat oleh gubernur. Bahkan gubernur langsung memesan ke Natuna yang terkenal penghasil madu hutan yang berkualitas baik.
“Kebutuhan para tenaga kesehatan mereka sampaikan 40 liter. Tetapi, kita bantu sesuai kesanggupan kita. Makanya kita sangat berterima kasih pada pak gubernur yang langsung memenuhi permintaan tenaga kesehatan Rumah Sakit Khusus Infeksi Covid-19 Galang,” tutur Buralimar.
Meski baru dibentuk tanggal 27 Mei 2020, Tim Posko Lawan Covid-19 Kepri di Batam, menurut Buralimar sudah langsung kerja keras. Mulai dari rapat internal, rapat koordinasi pusat dan Kota. Membangun kerjasama dengan media cetak dan elektronik, skrining dan tracing sampai pada pembagian sembako.
“Masih banyak PR-PR gerak cepat yang harus kami lakukan. Sehingga koordinasi kami dengan Pemerintah Kota Batam, belum terlalu maksimal. Kami minta maaf pada Walikota Batam, apabila dalam pelaksanaan misi lawan Covid-19 ada yang belum sempurna,” tambah Buralimar. (KP/Ependi).
Kontributor : Tim Humas dan Publikasi Kepri










