NATUNAPOTRET PERBATASAN

UMKM Jeruk Peras Terhimpit Tekanan Ekonomi

×

UMKM Jeruk Peras Terhimpit Tekanan Ekonomi

Sebarkan artikel ini
Pemilik Hiha Fresh Daily, Yudha Triono saat berjualan, Selasa (10/2/2026).

“Pelaku UMKM minuman jeruk peras di Natuna mengeluhkan penurunan omzet akibat kondisi ekonomi yang belum stabil.”

NATUNA – Pemilik Hiha Fresh Daily, Yudha Triono, mengungkapkan bahwa kondisi perekonomian saat ini berdampak langsung terhadap penurunan omzet usaha minuman jeruk peras yang ia jalani di Kabupaten Natuna.

Yudha Triono menuturkan, usaha yang saat ini ia tekuni adalah usaha minuman jeruk peras dengan berbagai varian rasa. Usaha tersebut diberi nama Hiha Fresh Daily, yang menawarkan minuman berbahan dasar jeruk segar.

“Usaha yang saya jalani sekarang ini usaha jeruk peras. Semua jenis minuman jeruk, itu yang saya jual,” ujar Yudha saat ditemui di lapak jualannya, Selasa (10/2/2026).

Ia mengungkapkan, motivasi utama membuka usaha tersebut berangkat dari sulitnya mencari pekerjaan di tengah kondisi ekonomi yang belum stabil. Menurutnya, anak muda harus berani mengambil inisiatif dan menciptakan peluang usaha sendiri.

“Kondisi sekarang kan susah mencari pekerjaan. Jadi sebagai anak muda kita harus punya inisiatif sendiri, tidak bergantung pada instansi atau lowongan pekerjaan,” katanya.

Namun demikian, Yudha mengakui tantangan ekonomi saat ini cukup berat dirasakan oleh pelaku UMKM. Penurunan daya beli masyarakat berdampak langsung pada omzet penjualan hariannya.

“Kalau kondisi normal, omzet bisa lebih dari satu juta rupiah per hari. Tapi sekarang turun, paling sekitar Rp700 ribu sampai Rp800 ribu,” ungkapnya.

Ia menduga, penurunan omzet tersebut turut dipengaruhi oleh belum cairnya Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP), sehingga perputaran uang di masyarakat ikut melambat.

Untuk harga jual, Hiha Fresh Daily mematok harga yang relatif terjangkau. Minuman jeruk kasturi dibanderol mulai Rp3.000, sementara varian lemon dan sunkist dijual hingga Rp15.000 per gelas.

Baca Juga:  Bupati Wan Siswandi Kukuhkan Paskibra Natuna

Meski dihadapkan pada kondisi ekonomi yang menantang, Yudha berharap usahanya dapat terus berjalan dan situasi perekonomian segera membaik.

“Harapannya ke depan semoga lancar dan perekonomian kita cepat membaik,” ujarnya.

Ia juga berharap pemerintah dapat fokus mengurus hal-hal mendasar yang berdampak langsung terhadap perekonomian masyarakat, sehingga pelaku UMKM dapat kembali merasakan peningkatan usaha.

“Kalau ekonomi membaik, otomatis lapak-lapak UMKM pasti ikut terbantu,” pungkasnya. (KP).


Laporan: Dini


 

📊 Views: 38

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *