Musyawarah Daerah (Musda) ke-IV DPD Partai Golkar Kabupaten Kepulauan Anambas menjadi momentum memperkuat soliditas partai sekaligus mendorong kolaborasi politik dalam pembangunan daerah.
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas memberikan apresiasi atas pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) ke-IV DPD Partai Golkar Kabupaten Kepulauan Anambas yang berlangsung di Aula Siantan Nur Lantai 2, Kamis malam (27/8/2026). Pemerintah berharap kepengurusan baru Partai Golkar dapat menjadi mitra strategis dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan daerah.
ANAMBAS — Musyawarah Daerah (Musda) ke-IV DPD Partai Golkar Kabupaten Kepulauan Anambas berlangsung khidmat di Aula Siantan Nur Lantai 2, Kamis malam (27/8/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua dan jajaran DPD Partai Golkar Provinsi Kepulauan Riau, Yulharmidarti, S.H., Wakil Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Kepulauan Riau, Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Kepulauan Anambas Indra Syahputra, pimpinan partai politik, anggota DPRD, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, rekan media, serta seluruh kader dan peserta Musda IV.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kepulauan Anambas, Raja Bayu mengatakan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas menyampaikan ucapan selamat sekaligus apresiasi atas terselenggaranya Musda IV Partai Golkar Kabupaten Kepulauan Anambas.
“Alhamdulillahi Rabbil ‘alamin, segala puji dan syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT karena atas limpahan rahmat dan karunia-Nya, kita dapat hadir bersama dalam kegiatan Musyawarah Daerah IV Partai Golkar Kabupaten Kepulauan Anambas dalam keadaan sehat dan penuh semangat kebersamaan,” ujar Raja Bayu.
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas juga memberikan penghargaan kepada Partai Golkar yang sebelumnya memberikan dukungan kepada pasangan ANENG–RAJA BAYU dalam kontestasi Pilkada Kabupaten Kepulauan Anambas.
Menurut pemerintah daerah, dukungan tersebut tidak hanya dimaknai sebagai dukungan politik dalam momentum pemilihan, tetapi juga sebagai amanah dan tanggung jawab bersama untuk menghadirkan pemerintahan yang mampu bekerja, melayani, serta memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.
“Dukungan tersebut bukan hanya dimaknai sebagai dukungan politik dalam momentum pemilihan semata. Lebih dari itu, dukungan tersebut merupakan amanah dan tanggung jawab bersama untuk menghadirkan pemerintahan yang mampu bekerja, melayani, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Kepulauan Anambas,” lanjutnya.
Setelah proses demokrasi selesai, pemerintah menegaskan tidak seharusnya lagi terdapat sekat-sekat politik. Sebaliknya, seluruh elemen diharapkan memiliki komitmen bersama untuk membangun Kabupaten Kepulauan Anambas.
Dalam kesempatan tersebut, pemerintah juga menyoroti sejumlah tantangan yang dihadapi Anambas sebagai daerah kepulauan. Tantangan tersebut meliputi konektivitas antar-pulau, pelayanan dasar, transportasi, peningkatan ekonomi masyarakat, pengembangan sektor perikanan dan kelautan, hingga keterbatasan fiskal daerah.
Pemerintah menilai berbagai persoalan tersebut tidak dapat diselesaikan oleh pemerintah daerah seorang diri. Dibutuhkan kolaborasi dari seluruh elemen masyarakat, termasuk partai politik.
“Pemerintah daerah tentu tidak dapat bekerja sendiri. Dibutuhkan kolaborasi dari seluruh elemen, termasuk partai politik. Partai politik harus menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat,” tegasnya.
Pemerintah berharap kepengurusan baru hasil Musda IV Partai Golkar dapat mengambil peran sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun Kabupaten Kepulauan Anambas.
Politik, kata pemerintah, diharapkan tidak berhenti pada kepentingan kontestasi, tetapi mampu melahirkan gagasan serta solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
“Politik harus menghadirkan manfaat bagi rakyat. Politik harus melahirkan gagasan. Politik harus menjadi sarana untuk menyelesaikan persoalan masyarakat,” ujarnya.
Menutup sambutannya, pemerintah berharap seluruh tahapan Musda IV dapat berlangsung secara demokratis dan tetap mengedepankan semangat kekeluargaan.
Menurutnya, hal terpenting bukan hanya mengenai siapa yang terpilih dalam kepengurusan, tetapi bagaimana Partai Golkar ke depan dapat semakin solid dan meningkatkan kontribusinya bagi masyarakat Kabupaten Kepulauan Anambas.
“Yang paling utama bukanlah siapa yang terpilih, tetapi bagaimana Partai Golkar ke depan semakin solid dan semakin besar kontribusinya bagi masyarakat Kabupaten Kepulauan Anambas,” pungkasnya.
Laporan: Azmi










