BUDAYA PERBATASANNATUNAPENDIDIKAN

Kabut Asap Batasi Maulid Nabi SDN 001 Ranai

×

Kabut Asap Batasi Maulid Nabi SDN 001 Ranai

Sebarkan artikel ini
Suasana Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di SD Negeri 001 Ranai, Natuna, Jumat (28/8/2026). Para siswa mengikuti tausiah yang disampaikan Ustadz Ngaturahman, S.Ag., dengan khidmat sebagai bagian dari upaya meneladani akhlak Rasulullah SAW. (Ilustrasi: koranperbatasan.com)

“Kabut asap membuat SD Negeri 001 Ranai meniadakan pawai dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah. Kegiatan tetap digelar di halaman sekolah dengan melibatkan seluruh siswa, guru, dan staf.” 

NATUNA – Kepala SD Negeri 001 Ranai, Deni Iswanti, S.Pd.SD., mengatakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah tetap dilaksanakan dengan penuh khidmat pada Jumat, 28 Agustus 2026, meski rangkaian kegiatan tahun ini disesuaikan karena kondisi udara di luar yang kurang sehat akibat kabut asap.

Peringatan yang berlangsung di halaman SD Negeri 001 Ranai tersebut diikuti seluruh siswa Kelas 1 hingga Kelas 6, serta seluruh guru dan staf sekolah.

Deni menjelaskan, pelaksanaan Maulid Nabi tahun ini tidak semeriah tahun sebelumnya. Pihak sekolah meniadakan pawai yang sebelumnya menjadi bagian dari rangkaian peringatan karena mempertimbangkan kondisi udara yang kurang sehat bagi anak-anak.

“Tahun kemarin kami mengadakan pawai dengan membagikan 1.000 telur merah kepada penonton. Untuk tahun ini tidak kami laksanakan, mengingat udara di luar yang kurang sehat buat anak-anak, efek kabut asap,” ujar Deni kepada koranperbatasan.com melalui WhatsApp, Jumat (28/8/2026).

Meski pawai ditiadakan, antusiasme guru dan siswa dalam mengikuti kegiatan tetap tinggi. Pihak sekolah memilih memusatkan seluruh kegiatan di lingkungan sekolah untuk tetap memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW.

“Walaupun dalam memeriahkan acara Maulid Nabi tahun ini tidak seperti tahun sebelumnya, guru dan murid tetap antusias untuk mengikuti kegiatan ini,” katanya.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah tahun ini mengangkat tema “Meneladani Akhlak Nabi Muhammad SAW untuk Membangun Karakter Generasi yang Religius.”

Menurut Deni, tema tersebut diangkat untuk menginspirasi siswa agar menjadikan Nabi Muhammad SAW sebagai teladan dalam perilaku, kejujuran, dan kebaikan.

Baca Juga:  Natuna Siap Resmikan Sekolah Rakyat Pertama, 100 Siswa Kurang Mampu Dapat Kesempatan Emas

“Tema ini bertujuan untuk menginspirasi siswa agar mencontoh sosok Nabi Muhammad SAW sebagai teladan dalam perilaku, kejujuran, dan kebaikan,” jelasnya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan selawat bersama yang diikuti para siswa dan guru. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan Kepala Sekolah yang menekankan pentingnya peringatan Maulid Nabi sebagai momentum membentuk karakter siswa.

Dalam sambutannya, Deni juga memotivasi para siswa agar dapat meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Sebagai acara pokok, kegiatan dilanjutkan dengan ceramah agama yang disampaikan Ustadz Ngaturahman, S.Ag. Tausiah tersebut membahas sejarah kelahiran Nabi Muhammad SAW, perjalanan kehidupan Nabi, serta akhlak Rasulullah yang patut dicontoh oleh generasi muda.

Deni mengatakan, anak-anak merasa senang mengikuti tausiah yang disampaikan Ustadz Ngaturahman.

Ia menyebut terdapat tiga hikmah yang menjadi pesan penting dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini.

Pertama, menguatkan rasa cinta kepada Nabi Muhammad SAW. Kedua, meneladani akhlak dan perbuatan baik Nabi Muhammad SAW. Ketiga, memperdalam serta menguatkan ajaran agama Islam.

Deni berharap peringatan Maulid Nabi tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi dapat memberikan dampak positif terhadap pembentukan karakter peserta didik.

“Harapan dan pesan saya kepada guru-guru dan siswa, setelah memperingati Maulid Nabi, agar kita bersama-sama dapat menguatkan rasa cinta kita kepada Nabi Muhammad SAW, serta bisa meneladani dan menerapkan akhlak dan perbuatan baik Nabi dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

“Dan semoga setelah kita mengadakan Maulid ini dapat membawa perubahan ke arah yang lebih baik lagi dari tahun sebelumnya,” pungkas Deni.


Laporan: Dini 


📊 Views: 39

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *