“Bantuan toren dan penyaluran air bersih dari Kejaksaan Negeri Kepulauan Anambas mendapat apresiasi dari Pemerintah Desa Sri Tanjung karena dinilai membantu masyarakat menghadapi kondisi kekeringan.”
Kepala Desa Sri Tanjung, Penglek, mengapresiasi bantuan toren dan penyaluran air bersih yang diberikan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Kepulauan Anambas kepada masyarakat. Bantuan tersebut dinilai sangat bermanfaat, terutama di tengah kondisi kemarau yang menyebabkan kebutuhan air bersih warga meningkat.
ANAMBAS – Bantuan toren dan penyaluran air bersih dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Kepulauan Anambas mendapat apresiasi dari Pemerintah Desa Sri Tanjung. Bantuan tersebut dinilai memberikan manfaat langsung bagi masyarakat di tengah kondisi kemarau yang menyebabkan keterbatasan air bersih.
Apresiasi itu disampaikan Kepala Desa Sri Tanjung, Penglek, dalam kegiatan bakti sosial yang digelar dalam rangka memperingati Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke-81 Tahun 2026, Selasa (1/9/2026).
Penglek menyampaikan terima kasih kepada Kepala Kejaksaan Negeri Kepulauan Anambas beserta jajaran yang telah membantu masyarakat melalui penambahan titik toren dan suplai air bersih.
“Saya atas nama Kepala Desa Sri Tanjung mengucapkan terima kasih kepada Pak Kajari beserta jajaran yang telah membantu warga kami dengan menambah titik toren baru atau menyuplai air. Mudah-mudahan Pak Kajari sehat selalu beserta jajaran, sukses selalu, dan ini menjadi amal,” ujar Penglek.
Menurutnya, keberadaan toren air tersebut tidak hanya penting ketika musim kemarau berlangsung. Pemerintah Desa Sri Tanjung berkomitmen menjaga dan merawat fasilitas tersebut agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.
Penglek mengatakan, kondisi kekeringan merupakan persoalan yang dapat kembali terjadi pada tahun-tahun berikutnya. Karena itu, fasilitas penampungan air yang telah tersedia perlu dijaga agar masyarakat tidak kembali kesulitan ketika musim kemarau datang.
“Walaupun tidak kemarau, ini akan kita jaga baik-baik supaya tetap bermanfaat. Karena kemarau ini setiap tahun kita rasakan. Jadi, nanti kalau musim kemarau tahun berikutnya, kita tidak susah-susah lagi mencari toren dan mencari titik baru,” jelasnya.
Selain menyampaikan apresiasi, Penglek juga mengimbau masyarakat Desa Sri Tanjung agar menjaga ketertiban dan saling berbagi saat mengambil air.
Menurutnya, kondisi keterbatasan air bersih harus dihadapi dengan kepedulian dan kebersamaan agar tidak menimbulkan persoalan di tengah masyarakat.
“Pesan untuk masyarakat Desa Sri Tanjung, dengan kondisi cuaca saat ini, tolong berbagilah untuk mengambil air dan jangan saling berserobot,” pesannya.
Ia juga meminta masyarakat tetap menjaga situasi agar tetap kondusif selama proses pengambilan air berlangsung.
“Tetap kondusif di lapangan. Karena dengan situasi ini, kita sama-sama merasakan kekeringan,” lanjut Penglek.
Menurut Penglek, bantuan tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian terhadap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya warga yang menghadapi keterbatasan air bersih selama musim kemarau.
Keberadaan toren juga diharapkan dapat menjadi fasilitas penunjang yang bisa dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang, tidak hanya ketika bantuan air bersih kembali disalurkan.
Kegiatan bakti sosial berupa penyerahan toren dan penyaluran air bersih tersebut dilaksanakan di tiga titik lokasi di Tarempa. Kegiatan itu menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke-81 Tahun 2026.
Bantuan air bersih tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus meringankan beban warga yang terdampak kondisi kekeringan.
Pemerintah Desa Sri Tanjung juga berkomitmen menjaga fasilitas toren yang telah diberikan agar tetap berfungsi dan dapat digunakan masyarakat ketika kebutuhan air bersih kembali meningkat.
Di sisi lain, imbauan untuk saling berbagi menjadi penting agar keterbatasan air tidak memicu persoalan di tengah masyarakat. Penglek berharap warga dapat mengutamakan ketertiban dan kepentingan bersama dalam memanfaatkan fasilitas air yang tersedia.
Bantuan tersebut pada akhirnya tidak hanya menjadi solusi sementara terhadap kebutuhan air bersih, tetapi juga diharapkan menjadi bagian dari upaya menghadirkan fasilitas yang dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat Desa Sri Tanjung.
Laporan: Azmi










