Ada Pembangunan SPBU “Nakal” di Perbatasan Tiga Pekon Kotaagung

oleh -390 views
Lokasi-hamparan-tanah-di-perbatasan-tiga-pekon-untuk-pembangunan-SPBU

TANGGAMUS (KP),- Pembangunan SPBU/Pom Besin yang sedang dikerjakan di Pekon Kampung Baru, Jalan Ir. H. Juanda  tepatnya di perbatasan tiga pekon yaitu, Pekon Kampung Baru, Umbul Buah dan Mulang Maya Kecamatan Kotaagung Timur, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung di sebut-sebut belum mengantongi administrasi lengkap.

Menurut warga setempat, pekerjaan  belum menyelesaikan surat-surat terkait izin pembangunan, tetap terus berjalan hingga saat ini.  Menurut keterangan warga pembangunan yang sudah berjalan sekitar 2 bulan itu, sempat terhenti dan sekarang kembali dilanjutkan.

“Iya, pekerjaan itu sepat terhenti dan sekarang sudah mulai bekerja lagi. Saya dengar-dengar sih  ada surat-surat izinnya yang belum beres,” sebut Efizi warga setempat kepada koranperbatasan.com, Kamis 16 Juli 2020.

Wakil Ketua DPRD Tanggamus, Kurnain, ketika diminta keterangan membenarkan yang terjadi. “Dulu waktu pekerjaan dimulai, dari pihak DPRD sempat  meminta kepada semua pihak agar memberhentikan pekerjaan tersebut. Dengan alasan pekerjaan itu, (nakal-red) belum memenuhi syarat perizinan,” terang Kurnain di ruang dinasnya.

Semua perizinan yang ada kata Kurnain, tidak diselesaikan terlebih dahulu. “Setelah ada rekomendasi dari  DPRD pekerjaan dalam pembuatan SPBU/POM dihentikan. Jadi sempat tidak ada aktivitas sama sekali di lokasi yang akan dijadikan POM Besin/SPBU,” jelasnya.

Kurnain, juga membenarkan bahwa pekerjaan tersebut kembali dikerjakan. “Saya pernah menanyakan kepada dinas satu pintu. Kepala dinas menjawab, bahwa ada beberapa yang belum dilengkapi oleh pihak SPBU. Artinya pihak SPBU tidak memenuhi persyaratan-persyaratan dari awal,” ungkapnya.



Saya lanjut Kurnain, melihat bahwa SPBU itu, terkesan slonong boy. Artinya syarat belum dilengkapi, tetapi masih tetap menjalankan aktivitas. “Kami dari DPRD akan memanggil kembali dinas perizinan satu pintu. Kami akan minta penjelasannya bahwa ada sayarat yang belum terpenuhi oleh pengusaha tersebut,” pungkasnya.

Sebagai wakil rakyat, Kurnain memastikan akan kembali mengecek terkait semua syarat perizinan pembanbgunan POM/SPBU tersebut. “Jika memang ada temuan bahwa ada salah satu syarat yang belum dilengkapi, maka kami harap pengusaha itu coba untuk kondusif dalam membangun usaha,” tegasnya. (KP).


Laporan : Arzal

Edotor : Riduan



Memuat...