Pengurus MD KAHMI Natuna, Juli Putrawan, menegaskan bahwa gerakan mahasiswa bukan semata aksi turun ke jalan. Saat menghadiri diskusi dan bedah buku HMI Cabang Natuna, ia menekankan pentingnya membaca buku sebagai bagian dari pergerakan intelektual mahasiswa pasca reformasi.
NATUNA – Pengurus Majelis Daerah Korp Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MD KAHMI) Natuna, Juli Putrawan mengatakan bahwa gerakan mahasiswa tidak hanya aksi demontrasi.
Hal itu disampaikan Juli saat memberikan sambutan pada kegiatan diskusi dan bedah buku gerakan-gerakan sosial politik dalam tinjauan geologis pasca reformasi karya As’ad Said Ali yang didakan oleh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Natuna, di Dinas Perpustakaan Daerah dan Kerasipan (Perpusip), Sabtu, 21 Juni 2025 malam.
“Kegiatan bedah buku yang adek-adek HMI adakan malam ini merupakan gerakan mahasiswa,” ujarnya mewakili Ketua MD Kahmi Natuna Daeng Ganda Rahmatullah.
Alumni HMI yang akrab disapa Kanda Wawan menambahkan sebagai kaum intelektual, mahasiswa seharusnya akrab dengan buku karena membaca buku melatih otak berpikir kitis, memperluas wawasan, meningkatkan kosakata dan mendapatkan pengetahuan yang utuh.
“Buku tidak bisa digantikan oleh potongan informasi di media sosial yang dangkal, kaum intelektual kalau mengeluarkan pendapat mesti ada sumbernya diantaranya buku, bukan kata konten siapa,” ujar Wawan.
BACA JUGA: HMI Natuna Bicara, 100 Hari Cermin Antara Harapan dan Catatan Kritis
Wawan menambahkan mendapatkan buku sekarang sudah mudah karena pustaka daerah telah memfasilitasi mahasiswa dengan buku-buku dan fasilitas itu perlu dimanfaatkan dengan baik.
“Aktivis itu biasanya tak banyak gaya dan berpenampilan sederhana, bukan apa karena uangnya disisihkan untuk membeli buku, menambah koleksi bacaan,” tambahnya.
Pengurus MD Kahmi Natuna ini juga mengucapkan terima kasih kepada Kepala Dinas Perpusip Natuna yang telah memberikan ruang untuk masyarakat berkegiatan.
“Pemerintah daerah tidak bisa berjalan sendirian, perlu dukungan masyarakat melalui kelompok-kelompok sosial untuk mendukung programnya, ini adalah contoh bentuk kerjasama yang baik antara pemerintah dan masyarakat,” ungkap Alumni HMI ini mengakhiri. (KP).
Laporan : Dhitto










