RAGAM PERBATASANTANJUNGPINANG

Bazar Ramadhan Batu 8 Atas Sepi

×

Bazar Ramadhan Batu 8 Atas Sepi

Sebarkan artikel ini
Suasana Bazar Ramadhan Batu 8 Atas samping Masjid Al-Iltizam yang belum terlalu ramai pengunjung. Sabtu (28/2/2026),

“Memasuki hari ke-11 Ramadhan 2026, Bazar Ramadhan di kawasan Batu 8 Atas Tanjungpinang belum menunjukkan lonjakan pengunjung, meski pedagang tetap optimistis.”

A (inisial), salah satu pedagang di Bazar Ramadhan samping Masjid Al-Iltizam Batu 8 Atas, menyebut jumlah pengunjung hingga hari ke-11 Ramadhan masih belum seramai yang diharapkan, saat ditemui Sabtu (28/2/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.

TANJUNGPINANG – Bazar Ramadhan yang berada di samping Masjid Al-Iltizam, kawasan Batu 8 Atas, tampak belum terlalu padat menjelang waktu berbuka puasa. Beberapa meja pedagang terlihat masih kosong, sementara masyarakat datang secara perlahan untuk membeli takjil.

Salah satu pembeli berinisial N mengaku heran karena biasanya memasuki pekan kedua puasa, suasana bazar mulai ramai.

“Sejak awal Ramadhan sampai hari ke-11 ini memang belum terlihat lonjakan pengunjung yang signifikan. Biasanya sudah mulai ramai,” ujarnya.

Menanggapi kondisi tersebut, pedagang berinisial A menduga faktor ekonomi dan momen tanggal tua turut memengaruhi daya beli masyarakat.

“Mungkin karena kondisi ekonomi dan juga tanggal tua, jadi pembeli belum terlalu ramai. Tapi Alhamdulillah, kami tetap bersyukur karena masih ada rezeki setiap hari,” katanya.

Pedagang lain berinisial D menilai lokasi turut menjadi faktor penentu. Menurutnya, bazar yang berada di kawasan lebih terbuka seperti Batu 9 di jalan utama cenderung lebih ramai karena mudah terlihat pengguna jalan.

“Kalau di sini kan posisinya agak ke dalam. Jadi kebanyakan pembeli warga sekitar, seperti dari Perumahan Kenangan Jaya 6, Pelita Indah 2, sampai Dompak Indah. Tapi sejauh ini masih bisa menutup modal, tergantung jenis takjil yang dijual,” jelasnya.

Sementara itu, seorang pembeli bernama Novi melihat sisi positif dari kondisi yang belum terlalu ramai tersebut.

“Kalau tidak terlalu padat, kita jadi lebih nyaman memilih makanan, tidak berdesakan. Lalu lintas juga tetap lancar, tidak macet seperti kalau lagi penuh,” tuturnya.

Baca Juga:  Jelang Panen Raya Nasional, Wakapolda Kalbar Pastikan Kesiapan Lahan di Bengkayang

Meski demikian, Novi berharap variasi takjil dapat diperbanyak agar semakin menarik minat masyarakat untuk berkunjung.

Hingga hari ke-11 Ramadhan, suasana bazar di Batu 8 Atas memang masih relatif tenang. Namun, para pedagang tetap optimistis memasuki pertengahan hingga akhir Ramadhan jumlah pengunjung akan meningkat dan geliat ekonomi warga sekitar semakin terasa. (KP).


Laporan: Venti


 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *