Bupati OKU Sebut PDAM Buta Tuli, Begini Penjelasannya

oleh -51 views
Bupati-Kabupaten-Ogan-Kemering-Ulu-Drs.-H.-Kuryana-Azis-poto-bersama-usai-apel
banner 728x90

BATURAJA (KP),- Bupati Kabupaten Ogan Kemering Ulu (OKU) Drs. H. Kuryana Azis memberikan kritik pedas terhadap salah satu Badan Usaha Milik Daera (BUMD) yang bergerak di bidang pelayanan air bersih yaitu PDAM OKU. Hal ini diungkapkan Bupati saat memimpin apel gabungan dan halal bihalal yang digelar di halaman kantor Bupati, Senin (10/6).

Adanya kritik yang bersifat membangun itu diungkapkan oleh orang nonor satu di Bumi Sebimbing Sekundang, karena banyaknya laporan dari masyarakat yang disampaikan langsung kepadanya terkait keluhan palanggan PDAM.

“Banyak informasi yang saya terima dari masyarakat terkait pelayanan PDAM kepada pelanggan, salah satunya di RS Seriwijaya. Disana sudah 2 bulan ini air PDAM tidak ngocor lagi. Kenapa saya selalu yang menyampaika  laporan lengaung ke PDAM,” tuturnya saat memberikan amanat pada apel gabungan minggu pertama bulan Juli.

Ditegaskan Bupati, jika ada laporan dari masyarakat PDAM disebutnya buta tuli, karena laporan masyarakat tersebut seolah tidak pernah ada dan tidak pernah ditanggapi dengan baik.

“Harusnya PDAM melakukan pengawasan terhadap layanan ke masyarakat. Ini tidak, kalau ada laporan PDAM seperti buta tuli, jangan sampai ada laporan masyarakat karena pelayanan yang kurang maksimal,” bebernya.

Lebih lanjut ditegaskannya, jika selama ini pelayanan dan kualitas air dari PDAM kerap menjadi keluhan masyatakat tentunya hal itu harus segera diperbaiki dan ditingkatkan.

“Seperti apa air di sungai, seperti itulah air yang sampai ke masyarakat, itu bukan rahasia umum lagi. Saya minta kepada PDAM, jika ada hambatan dalam pelayanan ke masyarakat dan kualitas, segera dikordinasikan dengan pemerintah atau Bapenda OKU. Nanti akan kita carikan solusi agar pelayanan ke masyatakat dapat ditingkatkan,” tegasnya.

Sementara itu, salah satu pelanggan PDAM OKU mengungkapkan apa yang disampaikan oleh Bupati OKU tersebut memang benar adanya. Tak jarang menurut dia, air keruh kerap memenuhi bak penampungan di rumahnya terlebih saat musim hujan.

“Sebagai masyarakat dan pelanggan PDAM kami hanya berharap agar kualitas dan pelayanan kepada pelanggan dapat lebih ditingkatkan lagi,” pungkasnya. (Syahril).

banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *