KALIMANTAN BARATPENDIDIKAN

Haru Perpisahan KKS STAI Mempawah

×

Haru Perpisahan KKS STAI Mempawah

Sebarkan artikel ini
Suasana haru perpisahan mahasiswa KKS STAI Mempawah di Desa Peniti Dalam 1, Minggu malam (1/2/2026).

“Suasana haru mewarnai acara perpisahan mahasiswa Kuliah Kerja Sosial (KKS) Kelompok 4 STAI Mempawah bersama masyarakat Desa Peniti Dalam 1.”

MEMPAWAH – Sekretaris Desa Peniti Dalam 1, Mursid Taufik, menyampaikan apresiasi atas pengabdian mahasiswa Kuliah Kerja Sosial (KKS) Kelompok 4 Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Mempawah yang telah menyelesaikan masa tugasnya di Desa Peniti Dalam 1, Kecamatan Segedong, Kabupaten Mempawah.

Suasana penuh keharuan dan keakraban menyelimuti acara perpisahan Mahasiswa KKS Kelompok 4 STAI Mempawah yang digelar di Desa Peniti Dalam 1, Kecamatan Segedong, Kabupaten Mempawah, pada Minggu malam (1/2/2026). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Polsek Segedong, perangkat desa, tokoh masyarakat, puluhan warga, serta anak-anak desa yang sejak awal aktif terlibat dalam berbagai program KKS.

Acara perpisahan ini menandai berakhirnya masa pengabdian mahasiswa KKS di desa tersebut. Selama menjalankan tugas, mahasiswa dinilai mampu membangun kedekatan emosional dengan masyarakat serta berperan aktif dalam berbagai kegiatan sosial, keagamaan, dan kemasyarakatan.

Sekretaris Desa Peniti Dalam 1, Mursid Taufik, dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas kontribusi mahasiswa KKS STAI Mempawah selama berada di desanya.

“Kami bangga dengan adanya mahasiswa dan mahasiswi KKS dari STAI Mempawah ini di Desa Peniti Dalam 1. Kami merasa sangat terbantu, mulai dari pertama datang sampai akhir tugas selesai, mahasiswa masih tetap sudi berkontribusi dan mengabdi untuk desa dan masyarakat,” ujar Mursid Taufik.

Ia menilai kehadiran mahasiswa KKS telah memberikan warna baru dalam kehidupan sosial masyarakat, khususnya bagi anak-anak dan remaja desa yang merasakan langsung manfaat dari berbagai kegiatan pembinaan dan pendampingan.

Hal senada disampaikan Staf Pelayanan Desa Peniti Dalam 1, Indra. Dengan nada santai disertai canda, ia berharap para mahasiswa dapat meraih kesuksesan di masa depan.

Baca Juga:  Rahma Tinjau Uji Coba Belajar Tatap Muka di SMPN 11 Kampung Bugis

“Harapan kami kawan-kawan ini sukses semua. Semoga juga kawan-kawan menjadi pejabat pemerintah Kabupaten Mempawah, sehingga kalau ada urusan desa, kami bisa mudah mengurusnya,” ucap Indra yang disambut tawa hadirin.

Sementara itu, salah satu tokoh masyarakat, Ibu Mariada, turut menyampaikan pesan haru yang menggambarkan eratnya hubungan antara warga dan mahasiswa selama masa KKS.

“Kami sudah menganggap abang dan kakak semua sebagai anak kami. Tetaplah ingat desa kami, dan jangan lupa untuk kembali bersilaturahmi,” tuturnya.

Ungkapan tersebut menjadi simbol kuatnya ikatan kekeluargaan yang terbangun antara mahasiswa KKS dan masyarakat Desa Peniti Dalam 1. Warga berharap kebersamaan yang telah terjalin tidak berhenti hingga akhir masa KKS, tetapi terus berlanjut melalui silaturahmi di masa mendatang.

Di akhir acara, Ketua Kelompok KKS, Nurul Imam, menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah desa dan seluruh masyarakat yang telah menerima para mahasiswa dengan penuh kehangatan.

“Malam perpisahan ini bukanlah akhir dari kebersamaan, melainkan awal dari hubungan silaturahmi yang akan terus kami jaga. Selama menjalankan KKS di desa ini, kami belajar tentang pengabdian, kekeluargaan, gotong royong, dan kearifan lokal yang sangat berharga,” ujar Nurul Imam. (KP).


Laporan: Awan


 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *