“Buka Bersama Riau Raya 2026 yang digelar Ikatan Pelajar Riau Yogyakarta (IPRY) menjadi momentum memperkuat tradisi leluhur, silaturahmi perantau, serta nilai kebersamaan lintas generasi.”
Ketua IPR Yogyakarta periode 1992-1993, Anizar Sulaiman, menegaskan bahwa kesetiaan terhadap tradisi leluhur menjadi fondasi penting bagi generasi penerus Ikatan Pelajar Riau Yogyakarta (IPRY) untuk terus menjaga kebersamaan, berbagi kebahagiaan, serta memperkuat nilai keimanan dan amal dalam kehidupan perantauan.
YOGYAKARTA – Kegiatan Buka Bersama Riau Raya 2026 yang digelar Ikatan Pelajar Riau Yogyakarta (IPRY) di Asrama Putra Riau Yogyakarta berlangsung hangat dan penuh kebersamaan, Minggu (1/3/2026).
Agenda tahunan tersebut dihadiri sekitar 300 peserta, terdiri dari mahasiswa perantauan asal Riau, organisasi pelajar Nusantara, serta tamu dari komunitas Melayu Patani, Thailand.
Dalam momentum tersebut, Ketua IPR Yogyakarta periode 1992-1993, Anizar Sulaiman, yang kini berdomisili di Ranai, Natuna, menekankan pentingnya menjaga tradisi kebersamaan yang telah diwariskan oleh generasi sebelumnya.
“Kesetiaan kepada tradisi leluhur yang mengakar tertanam dalam jiwa-sanubari generasi penerus untuk terus berbagi kesejahteraan dan kebahagiaan walau dengan keadaan apa pun sebagai perwujudan insan beriman dan beramal saleh,” ujar Anizar.
Menurutnya, kegiatan seperti Buka Bersama Riau Raya bukan sekadar agenda Ramadan, tetapi juga simbol keberlanjutan nilai budaya Melayu yang menekankan persaudaraan dan solidaritas antarperantau.
Pernyataan tersebut juga mendapat dukungan dari Ketua IPR Yogyakarta periode 1995-1996, Prof. Dr. Panca Setyo Prihatin, S.IP., M.Si, yang kini menjadi staf pengajar di Universitas Islam Riau dan berdomisili di Pekanbaru.
Ia menilai tradisi kebersamaan mahasiswa Riau di Yogyakarta telah menjadi warisan yang terus hidup dari generasi ke generasi.
“Tradisi abadi dari masa ke masa, persebatian melegenda. Di sana bersua saling canda, bahkan jauh dari itu saling mematri cinta sejati,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua IPR Yogyakarta periode 2026-2027, M. Rafsan Jzani, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut dengan baik.
“Alhamdulillah dari subuh kawan-kawan sudah mulai masak untuk persiapan buka besamo raya IPR-Y 2026. Alhamdulillah agenda Buka Bersama Raya IPR-Y 2026 tuntas. Terima kasih atas dukungan dan bimbingannya selalu,” ungkapnya.
Rafsan menjelaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi wadah silaturahmi bagi mahasiswa perantauan Riau sekaligus ruang memperkuat jaringan persaudaraan antarorganisasi pelajar.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan pembacaan doa, ceramah agama oleh Ustad Izmil Nauval, berbuka puasa bersama, serta salat Magrib berjemaah yang dipimpin oleh Ustad Ihsan.
Kehadiran berbagai organisasi mahasiswa dari Sumatera, Kalimantan, dan Pulau Jawa, serta delegasi Perkumpulan Melayu Patani Thailand, semakin memperkuat makna kebersamaan lintas daerah dan lintas negara dalam kegiatan tersebut.
Sebagai penutup, ratusan peserta mengikuti sesi foto bersama di halaman Asrama Putra Riau, Jalan Kapten Samadikoen 2, Bintaran Tengah Yogyakartayang selama ini menjadi simbol kebersamaan mahasiswa Riau di tanah perantauan.
IPRY menegaskan bahwa kegiatan Buka Bersama Riau Raya akan terus dijaga sebagai tradisi tahunan yang tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga memperkuat identitas budaya Melayu di kalangan generasi muda. (KP).
Laporan: Red










