Dalam kesempatan tersebut, Abu Hanifah juga berdiskusi dengan Prof. Dr. Laode Masihu Kamaluddin, M.Sc., M.Eng., Rektor Universitas Insan Cita Indonesia (UICI), guna membuka peluang beasiswa S1 bagi pelajar Anambas. Kolaborasi ini diharapkan dapat mempercepat peningkatan kapasitas SDM di wilayah perbatasan.
Dukungan terhadap program tersebut juga datang dari Ketua MW KAHMI Kepri Dr. Suryadi, S.P., M.H., yang juga Wakil Rektor III Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH). Suryadi menekankan bahwa penguatan sumber daya manusia adalah bagian tak terpisahkan dari misi HMI untuk menciptakan keadilan dan kemakmuran dalam ridho Ilahi.
RAKORNAS I KAHMI menghasilkan sejumlah rekomendasi nasional, termasuk pengarusutamaan program energi terbarukan, pengembangan industri pangan berbasis desa, hingga pendidikan berbasis karakter. MD KAHMI Anambas berharap hasil forum ini dapat menjangkau kepentingan daerah 3T seperti Anambas yang selama ini kerap terabaikan dalam skema pembangunan terpusat.
“Kami percaya, pembangunan nasional yang adil dimulai dari pinggiran. Rekomendasi Rakornas ini harus menyentuh desa, kabupaten, dan wilayah kepulauan seperti Kepri,” tutup Abu Hanifah. (KP).
Laporan : Azmi










