Keberadaan Ubur-ubur Beracun di Kecamatan Senayang Kabupaten Lingga

oleh -616 views
Nando-Perdiansyah

Penulis : Nando Perdiansyah

Jurusan : Budidaya Perairan

Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan


TUGAS BIOLOGI LAUT

“PENERBITAN OPINI”


UBUR-UBUR dikawasan Kecamatan Senayang Kabupaten Lingga akhir – akhir ini sering ditemui para nelayan pesisir pantai Senayang. Ada ubur – ubur yang menyengat dan ada pula jenis tak menyengat, ini juga membuat khawatir bagi orang tua, karena seringnya anak-anak yang berenang di pantai menjadi serangan dari ubur-ubur tersebut.

Gambar-anak-Senayang-yang-biasa-bermain-di-pesisir-pulau

Namun ubur-ubur yang beracun tersebut tidak berakibat kematian, hanya bekas bekas kulit seperti terbakar. Menurut warga setempat ubur-ubur tersebut belum di masuk kedalam kategori hewan paling berbahaya, karena belum ada kasus kematian oleh ubur-ubur di wilayah Senayang tersebut.



Gambar-ubur-ubur-jenis-beracun

Sementara itu, ubur-ubur tak beracun tidak mengganggu sama sekali karna hewan tersebut cukup ramah dengan penghuni pesisir tersebut. Penyebab kotor di kawasan Senayang adalah  kurangnya perhatian penduduk pesisir tentang pembuangan sampah di laut. Itu-pun menjadi sorotan ubur-ubur tersebut bermukiman di daerah pantai Senayang. Adapun warga setempat menghimbau kepada anak-anak yang sering bermain di daerah pesisir untuk lebih brhati-hati lagi.

Gambar-ubur-ubur-jenis-tak-beracun

Banyak warga meresahkan keberadaan ubur-ubur tersebut yang mengganggu kenyamanan warga setempat. Kepala Desa pun memberikan beberapa cara untuk menangangi serangan ubur-ubur tersebut. Adapun itu mulai dari untuk menggunakan pakaian saat berenang, karena jikalau tentakel ubur-ubur tersebut menyentuh bagian pusar, maka dapat menyebabkan hal-hal yang tak diinginkan, bukan hanya rasa gatal.

Nelayan yang sudah berpengalaman kadang menangkap ubur-ubur tersebut lalu membuangnya ke daratan, dengan cara memegang bagian kepalanya dan menghindari bagian tentakelnya. Namun hal itu tidak mengurangi populasi ubur-ubur di kawasan tersebut dan akhir-akhir ini keberadaan populasi ubur-ubur bertambah tergantung musim yang setiap tahunnya terus berubah-ubah.

Gambar-pulau-Senayang

Kesimpulan

Untuk menghindari berbagai macam serangan mahluk beracun maupun tidak, masyarakat mesti lebih berhati-hati dalam melakukan aktivitas laut dan masyarakat setempat untuk menjaga kelestarian laut walaupun kadang pergantian musim tak menentu. (KP).


Kiriman Pembaca koranperbatasan.com Senin, 16 Desember 2019


 


Memuat...