KEUANGANOPINISALAM PERBATASAN

Kebijakan Pusat, Luka di Daerah: Mengapa Ketimpangan Kian Dalam?

×

Kebijakan Pusat, Luka di Daerah: Mengapa Ketimpangan Kian Dalam?

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi sebuah peta Indonesia bergaya dokumenter, bagian pusat terlihat terang dan padat ikon ekonomi, sedangkan wilayah perbatasan tampak gelap dan kosong. Mencerminkan ketimpangan distribusi pembangunan.

Sudah saatnya kebijakan pusat berhenti bersifat top-down dan mulai mendengar suara dari bawah. Pemerintah pusat harus membuka kanal dialog dengan daerah, memberikan fleksibilitas dalam penggunaan anggaran, serta memperkuat kapasitas lokal tanpa intervensi berlebihan. Pemerataan pembangunan bukan sekadar alokasi dana, tetapi keberpihakan nyata terhadap daerah yang selama ini tertinggal.

Ketika kebijakan tak menyentuh akar masalah, yang tumbuh adalah luka, bukan solusi. Dan jika luka ini terus dibiarkan, maka yang lahir bukanlah pembangunan, melainkan kemarahan diam rakyat yang merasa tak pernah benar-benar diperhatikan.


Oleh : Dhitto Aditya, Redaktur Koran Perbatasan


Baca Juga:  Pendataan Memang Bukan Pendaftaran, Catatan Hendry CH Bangun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *