“Kelong Pancing Madu 3 di perairan Senggarang, Tanjungpinang, semakin diminati sebagai destinasi wisata memancing sekaligus penginapan di tengah laut dengan harga terjangkau.”
Dika, pengunjung Kelong Pancing Madu 3 Tanjungpinang, mengaku puas dengan pengalaman memancing dan menginap di tengah laut yang ditawarkan kelong tersebut. Hal itu disampaikannya saat ditemui pada Rabu, 25 Februari 2026, sekitar pukul 09.30 WIB di lokasi penyeberangan menuju Kelong Pancing Madu 3, perairan Senggarang, Kota Tanjungpinang.
TANJUNGPINANG – Kelong Pancing Madu 3 yang berada di Laut Senggarang Besar, Tanjungpinang, kini menjadi salah satu alternatif wisata bahari yang diminati warga lokal maupun wisatawan. Lokasinya berjarak sekitar 2,1 kilometer dari Pulau Penyengat dan masih berada dalam wilayah Kota Tanjungpinang, sehingga dinilai strategis dan mudah dijangkau.
Pantauan di Dermaga Penyeberangan Pelantar 2 Tanjungpinang, sejumlah pengunjung tampak bersiap menaiki pompong untuk menuju kelong pada Rabu pagi. Konsep wisata yang ditawarkan memadukan aktivitas memancing ikan karang dan fasilitas menginap di atas laut.
Salah satu pekerja yang ditemui di pelabuhan menjelaskan bahwa pemesanan kelong kerap dilakukan melalui aplikasi perjalanan daring.
“Kadang banyak yang memesan, sering lewat aplikasi seperti Traveloka yang saya tahu. Saya kurang tahu detailnya karena hanya ditugaskan menjemput dan mengarahkan saja. Tapi setahu saya harganya masih tidak terlalu mahal,” ujarnya.
Ia menambahkan, kelong tersebut memang dirancang agar terjangkau oleh berbagai kalangan, baik untuk kunjungan harian memancing maupun untuk menginap menikmati suasana laut.
Keistimewaan Kelong Pancing Madu 3 terletak pada ketersediaan ikan-ikan karang yang menjadi incaran pemancing. Beberapa jenis ikan yang kerap didapat antara lain kakap putih, dingkis, kitang, sembilang, serta berbagai ikan karang lainnya yang memiliki nilai konsumsi tinggi.
Selain memancing, fasilitas menginap di tengah laut menjadi daya tarik tersendiri. Pengunjung dapat menikmati suasana laut terbuka, udara segar, serta pengalaman berbeda dibandingkan penginapan di darat.
Dika, salah satu pengunjung, menilai harga yang ditawarkan relatif terjangkau.
“Menurut saya harganya masih relatif murah, apalagi untuk menginap di tengah laut. Beda dengan staycation di hotel lain. Setahu saya mulai sekitar Rp300 ribuan,” katanya.
Ia datang bersama rekan-rekannya dan mengaku tidak sabar mencoba sejumlah spot pancing yang tersedia.
Pengunjung lain yang enggan disebutkan namanya juga menyampaikan bahwa pelayanan di kelong tersebut cukup ramah dan membantu. Ia menilai lokasi yang masih berada di Tanjungpinang menjadi keunggulan tersendiri.
“Kalau mau yang lebih dekat tanpa harus ke luar kota atau jauh ke Bintan, di sini cocok. Masih di Tanjungpinang, jadi tidak capek di perjalanan,” ujarnya.
Dengan konsep wisata memancing, fasilitas menginap, harga bersahabat, serta lokasi strategis, Kelong Pancing Madu 3 perlahan menjadi salah satu destinasi unggulan wisata bahari di perairan Senggarang. (KP).
Laporan: Novita










