Mengenal Sosok Heri Sugiarto ” Berbuat Untuk Perubahan “

oleh
Heri-Sugiarto-alias-Bang-Adek

Penulis : Aman Bolok


MENILIK perjalanan hidup seseorang merupakan sesuatu yang unik. Sebuah ketetapan tuhan atas upaya seorang insan. Akhir dari kehidupan seseorang memang sulit untuk diterka oleh nalar seseorang sebagaimana impian dan harapan yang diinginkan.

Heri-Sugiarto-alias-Bang-Adek-saat-berada-salah-satu-negeri-rantauan

Heri Sugiarto salah satu dari sekian ribu jumlah penduduk Provinsi Kepri yang sejak kecil sudah berdomisili di Tanjunguban. Ayahnya berasal dari sebuah pulau kecil bernama Penyengat sedangkan ibu-nya dari Tanjunguban Kabupaten Bintan masih sama-sama berada dalam satu wilayah Provinsi Kepri.

Lelaki yang akrab dipanggil Bang Adek oleh rekan-rekan sebayanya mengaku menghabiskan waktu kecilnya mulai duduk di bangku Sekolah Dasar hingga Menengah Atas di Tanjunguban Kabupaten Bintan Provinsi Kepri. Usai SMA, di kampung halaman Bang Adek kemudian hijrah ke Jakarta dan melanjutkan sekolah pelaut di BP3IP.

Menurutnya, perjalan panjang mencari tuah diri dimulai setelah menamatkan sekolah pelaut di Jakarta. Hampir 25 tahun Bang Adek menghabiskan waktunya di negeri orang seperti America, Jerman, Kuwait, dan Dubai. Namun semua itu bukanlah sebuah jawaban pasti yang dapat membuat hatinya menjadi tentram. “ Sebaik-bainya negeri orang lebih baik berada di negeri sendiri, “ ujar Bang Adek tersenyum.

Meski sudah bagitu banyak keindahan yang dilalui, namun tidak memberikan kebahagian dan kenyamanan bagi dirinya. Sebelum kembali ke Indonesia anak kampung ini bahkan sempat mengenyam pendidikan di Manila Filifina salah satu sekolah ternama bernama Manila Marine School.

Usai mengenyam ilmu dibidang tertentu, lelaki yang terbilang mudah bergaul ini kemudian memilih untuk bekerja di Five Oceana Shiping Korea Company. Menurutnya, keberhasilan yang diperolehnya di negeri orang tidak terlepas dari doa seorang ibu yang telah melahirkannya. “ Skil dan keberanian bahkan ilmu sangat menentukan pekerjaan yang kita inginkan khususnya diluar negeri, “ canda Bang Adek tersenyum.

Tiada yang mustahil bagi seorang lelaki yang telah berhasil membawa pulang segudang ilmu pengetahuan yang diperolehnya disepanjang rantauan. Berkat ilmu pengetahui itu, Bang Adek merasa sedikit mendapat kemudahan dalam mencari pekerjaan yang diinginkannya. Saat ini, dirinya sedang mencoba mendirikan usaha kecil bidang konstruksi dan hiburan. “ Hasil yang dibawa pulang adalah Ilmu, karena dengan ilmu kita bisa mencari pekerjaan sebagaimana yang diharapkan, “ katanya sedikit mengurai cerita.  (Koran Perbatasan, Kamis 7 November 2018).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *