NATUNAPENDIDIKANPOTRET PERBATASAN

MI Darul Ulum Natuna Buka PMBM 2026 dengan Kuota Terbatas

×

MI Darul Ulum Natuna Buka PMBM 2026 dengan Kuota Terbatas

Sebarkan artikel ini
Suasana lingkungan Madrasah Ibtidaiyah (MI) Darul Ulum Ranai, Kabupaten Natuna, saat pelaksanaan kegiatan pendidikan dan penerimaan murid baru tahun ajaran 2026.

“MI Darul Ulum Natuna membuka PMBM 2026 dengan kuota terbatas sebanyak 84 siswa untuk menjaga kualitas pembelajaran.”

Ketua Panitia Penerimaan Murid Baru Madrasah (PMBM) MI Darul Ulum, Adianto, S.E.Sy., menyampaikan madrasahnya resmi membuka penerimaan siswa baru tahun ajaran 2026 dengan sistem online dan offline serta kuota terbatas guna menjaga kualitas pendidikan dan kenyamanan belajar siswa.

NATUNA – Madrasah Ibtidaiyah (MI) Darul Ulum resmi membuka Penerimaan Murid Baru Madrasah (PMBM) tahun ajaran 2026. Proses pendaftaran telah dilaksanakan sejak 4 hingga 6 Mei 2026 dan hingga kini pihak madrasah masih membuka kuota bagi calon peserta didik baru.

Berbeda dengan sekolah umum yang menggunakan istilah Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), madrasah ini menerapkan istilah PMBM sesuai petunjuk teknis (juknis) dari Kementerian Agama.

Ketua Panitia PMBM, Adianto, S.E.Sy., menjelaskan secara sistem tidak ada perbedaan mendasar antara PMBM dan SPMB. Namun, madrasah diberikan fleksibilitas dalam proses penerimaan siswa.

“Fungsinya sama saja, tapi nama dan juknisnya saja yang berbeda. Kalau di madrasah, sistem penerimaannya bisa dilakukan secara online maupun offline,” ujarnya saat diwawancarai di ruang Tata Usaha madrasah, Senin (18/5/2026).

Adianto mengatakan, MI Darul Ulum tahun ini menargetkan penerimaan sebanyak 84 siswa baru yang akan dibagi ke dalam tiga kelas.

Sesuai aturan yang berlaku, setiap rombongan belajar hanya diisi maksimal 28 siswa agar proses belajar mengajar tetap optimal.

“Karena kelas 6 yang kami lepaskan kemarin ada tiga kelas, jadi yang masuk pun sekarang kami targetkan segitu. Total semuanya 84 siswa,” jelasnya.

Menurutnya, pembatasan jumlah siswa dilakukan agar kualitas pembelajaran tetap terjaga dan siswa dapat menerima materi secara maksimal.

“Kalau satu kelas sampai 30 atau 35 siswa, itu sudah tidak optimal lagi,” katanya.

Baca Juga:  Temui Warga Penagi, Bupati Himbau Warga Beraktifitas Seperti Biasa

Sebagai lembaga pendidikan berbasis Islam, MI Darul Ulum juga menawarkan berbagai program unggulan yang memadukan pendidikan agama dan ilmu umum.

Adianto menyebutkan, program tahfidz Al-Qur’an menjadi salah satu keunggulan utama yang paling diminati siswa dan orang tua.

“Program unggulan kami yaitu tahfidz atau hafiz Quran,” ungkapnya.

Selain bidang keagamaan, madrasah ini juga aktif mencetak prestasi di bidang olahraga. Beberapa siswa bahkan berhasil mengikuti seleksi Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) pada cabang tenis meja.

Tak hanya itu, tim futsal MI Darul Ulum juga dikenal sering meraih juara dalam berbagai turnamen tingkat daerah.

“Kalau futsal, alhamdulillah prestasi anak-anak luar biasa, juara terus kalau ikut turnamen,” tuturnya.

Di bidang ekstrakurikuler, olahraga dan marching band menjadi kegiatan yang paling banyak diminati siswa. Selain itu, tersedia pula kegiatan seni tari dan bimbingan hafalan Al-Qur’an.

Adianto berharap masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan tersebut selama kuota masih tersedia, terutama bagi orang tua yang ingin memberikan pendidikan agama dan umum secara seimbang kepada anak-anaknya.

“Kalau memang menginginkan anak mendapatkan ilmu agama dan ilmu umum sekaligus, ya di MI tempatnya. Mumpung kuota masih ada, silakan mendaftar ke madrasah kami,” pungkasnya. (KP).


Laporan: Dini


 

📊 Views: 12

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *