Pagar Pengaman Runway Bandar Udara Letung Ambruk

oleh
Pagar-pengaman-Runway-Bandar-Udara-Letung-Kabupaten-Kepulauan-Anambas-yang-roboh

ANAMBAS, (KP),- Pagar pengaman Runway Bandar Udara Letung Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepri, Minggu (14/10/2018) roboh. Pagar tersebut tumbang diduga akibat adanya galian pasir proyek lanjutan pembanguna overlay dan perpanjangan konstruksi runway. Hal tersebut dikarenakan jarak galian pasir dengan keberadaan pagar diperkirakan hanya 3 meter lebih.

Potret-gambar-galian-pasir-untuk-proyek-lanjutan-pembanguna-overlay-dan-perpanjangan-konstruksi-runway

“ Selebat apapun hujan, kalau jarak galian itu jauh dengan keberdaan pagar, saya rasa tidak mungkin tergerus. Contoh waktu terjadi hujan lebat tahun kemarin, pagarnya aman-aman saja, tidak tumbang. Tapi semenjak ada galian itu, pagar mendadak tumbang, “ ujar salah seorang warga, yang tidak ingin namanya disebutkan dalam penulisan berita ini.

Ambruknya pagar pengaman landas pacu, akibat galian pasir yang dilakukan oleh PT Boriandy Putra, dengan konsultan pengawas CV Paradigma Nusantara tersebut, juga dikarenakan lemahnya pengawasan. “ Artinya pihak direksi bandara tidak ada pengawasan terhadap pekerjaan. Ada kesan lalai, makanya pagar jadi ambruk, padahal pembangunan pagar itu belum sampai dua tahun, “ cetus Amat (nama inisial) melalui pesan WhatsApp, Selasa, (17/10/2018).

Kasatpel Bandar Udara Letung, Ariadi Widiawan ketika diminta keterangan membenarkan bahwa telah terjadi kerusakan. Ariadi membantah jika pagar tersebut ambruk karena galian pasir untuk proyek pembanguna overlay dan perpanjangan konstruksi runway. “ O… pagar ya…? sudah kami cek, Sabtu tanggal 13 Oktober terjadi hujan lebat dan cukup lama. Kemudian tanggal 14 Oktober terjadi kerusakan akibat longsor, karena lapisan tanah berpasir, “ terang Ariadi melalui pesan WhatsApp telepon genggam milik pribadinya Rabu, (18/10/2018) malam.

Papan-pelang-proyek-lanjutan-pembanguna-overlay-dan-perpanjangan-konstruksi-runway-Bandar-Udara-Letung

Menurut Ariadi, pihakanya sudah melakukan pengecekan pagar pengaman bandara yang rusak. Jarak galian dengan keberadaan pagar diperkirakan sekitar 5 meter. “ Sudah di cek, jaraknya sekitar 5 meter mas. Hari Selasa kemarin kami sudah turun mengecek dan sudah dibuatkan berita acaranya untuk dilaporkan kepada pimpinan kami. Jadi yang rusak itu sekitar 15 meter, pagar ini fungsinya untuk pengaman bandara. Setelah hujan reda kita akan perbaiki menggunakan dana pemeliharaan, ini sudah kita sampaikan ke pimpinan, “ ujar Ariadi.

Amat nama inisial salah seorang warga Anambas yang melapor kejadian kepada koranperbatasan.com ketika diminta keterangan kembali oleh Tim Redaksi memastikan bahwa kerusakan terjadi karena galian. “ Mana mungkin Kepala Bandara mau mengaku kalau kerusakan karena galian pasir untuk pembangunan proyek itu. Karena dia (Kasatpel Bandar Udara Letung-red) adalah PPTK di proyek pembanguna overlay dan perpanjangan konstruksi runway, “ beber Amat.

Jarak-galian-untuk-proyek-lanjutan-pembanguna-overlay-dan-perpanjangan-konstruksi-runway-dengan-pagar-pengaman-Runway-Bandar-Udara-Letung

Sebelumnya, Ariadi memastikan bahwa pagar yang ambruk murni terjadi akibat longsor, karena lapisan tanah berpasir yang diserang hujan lebat. Sejalan dengan itu, dirinya juga memastikan bahwa tidak ada kaitan dengan proyek perpanjangan pembangunan runway. “ Mas, kalau buat berita jangan pakai dugaan, itu sumbermu salah. Saya bukan PPTK, hati-hati penyebaran hoax mas. Karena pernah ada wartawan tulis, tetapi begitu saya klarifikasi dan tidak benar dia mohon maaf. Ternyata sumbernya anggota saya, “ tegas Ariadi.

Sementara sumber berinisial Amat ketika kembali dihubungi oleh Tim Redaksi untuk diminta kepastian, terkait laporan yang telah disampaikannya berkeras mempertahankan bahwa pagar yang roboh terjadi karena adanya galian pasir proyek lanjutan pembangunan overlay dan perpanjangan konstruksi runway. “ Dia itu benar PPTK perpanjangan runway, bukan PPTK pembangunan pagar. Kalau proyek pembangunan pagar nama PPTK-nya Fakih. Kalau proyek perpanjangan runway benar beliau PPTK-nya. Jadi menurut saya proyek runway itu adalah penyebab robohnya pagar, “ tegas Amat memastikan. (Amran).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *