RAGAM PERBATASANSUARA RAKYATTANJUNGPINANG

Pasar Tani Tanjungpinang Banjir Dampak Positif

×

Pasar Tani Tanjungpinang Banjir Dampak Positif

Sebarkan artikel ini
Aktivitas pedagang dan pembeli di Pasar Tani Jalan Hang Lekir Batu 9 Tanjungpinang. Kamis (26/2/2026).

“Pedagang Pasar Tani Tanjungpinang mengaku merasakan dampak ekonomi signifikan sejak pasar tersebut beroperasi setiap hari dengan harga sewa murah dan pengawasan kualitas dari DP3.”

Pedagang Pasar Tani Kota Tanjungpinang menyatakan keberadaan Pasar Tani di Jalan Hang Lekir, Batu 9, membawa dampak positif bagi perekonomian mereka, terutama setelah pasar tersebut resmi beroperasi setiap hari dengan pengawasan Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DP3) Kota Tanjungpinang.

TANJUNGPINANG – Keberadaan Pasar Tani di Jalan Hang Lekir, Batu 9, semakin dirasakan manfaatnya oleh para pedagang maupun masyarakat. Pasar yang awalnya hanya buka pada Sabtu dan Minggu kini beroperasi setiap hari karena tingginya permintaan pembeli.

Salah satu pedagang yang namanya disamarkan menjadi Pelangi mengungkapkan, peningkatan jumlah pengunjung membuat aktivitas jual beli semakin stabil.

“Awalnya pasar tani ini hanya buka Sabtu dan Minggu, tetapi karena permintaan tinggi sekarang buka setiap hari. Pedagang bisa menjual dengan harga kompetitif, dan pembeli menikmati sayur mayur segar dengan harga lebih murah,” ujarnya saat ditemui, Kamis (26/2/2026) sekitar pukul 11.30 WIB.

Menurutnya, Pasar Tani telah beroperasi kurang lebih satu tahun dengan jam buka setengah hari, mulai pukul 06.00 WIB. Biaya sewa lapak yang hanya Rp2.000 per hari dinilai sangat membantu pedagang kecil.

“Harga sewa di sini sangat terjangkau, hanya dua ribu rupiah per hari. Itu sangat membantu kami,” tambahnya.

Pedagang lain yang meminta namanya disamarkan mengatakan bahwa keberhasilan pasar ini tidak lepas dari dukungan dan pengawasan Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DP3) Kota Tanjungpinang.

“DP3 melakukan pengawasan ketat untuk memastikan kualitas barang dan produk tetap terjaga,” ujarnya.

Pasar Tani kini dikenal luas oleh masyarakat, tidak hanya warga Batu 9, tetapi juga pembeli dari Dompak dan sejumlah wilayah lain di Tanjungpinang. Selisih harga sayur mayur di pasar ini disebut lebih murah sekitar Rp5.000 dibandingkan pasar umum.

Baca Juga:  Batu 9 Dipadati Pemburu Takjil

Di dalam pasar juga telah terbentuk sekitar 17 kelompok pedagang yang berasal langsung dari pemilik perkebunan. Meski demikian, pasar tetap menerima pemasok dari luar, namun pedagang luar yang tidak terdaftar tidak diizinkan berjualan.

Para pedagang menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada DP3 Kota Tanjungpinang atas kontribusi besar dalam mendukung keberlangsungan Pasar Tani. Mereka berharap pasar ini terus berkembang dan menjadi pusat perdagangan sayur mayur yang stabil dan berkelanjutan. (KP).


Laporan: Novita


 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *