ANAMBAS – Dalam rangka perayaan Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni 2025, Arpandi sebagai Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kabupaten Kepulauan Anambas, menyerukan kepada semua elemen bangsa untuk bersatu demi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Pancasila yang merupakan ideologi bangsa, Minggu, 1 Juni 2025.
Arpandi menggarisbawahi pentingnya solidaritas nasional, terutama di tengah tantangan berat akibat resesi ekonomi global. Menurutnya, kondisi ini akan semakin buruk jika masyarakat terpecah dan saling menyalahkan karena klaim dari kelompok tertentu.
“Resesi ekonomi global sangat menantang untuk kita lalui. Sangat berisiko jika kita terus menciptakan konflik dengan saling menyalahkan. Kita harus menghindari situasi di mana kelompok atau komunitas merasa paling benar, karena itu bukan solusi yang kita inginkan,” tegas Arpandi.
Arpandi juga menunjukkan bahwa dampak resesi sudah dirasakan di daerahnya, termasuk Kabupaten Kepulauan Anambas. Penurunan pertumbuhan ekonomi, menurunnya daya beli masyarakat, serta meningkatnya angka pengangguran menjadi gambaran jelas dari hal ini.
Menanggapi situasi tersebut, Arpandi mengajak masyarakat untuk memperkuat persatuan, saling dukung, dan mengesampingkan ego sektoral agar tercipta lingkungan sosial yang nyaman dan kondusif. Arpandi menekankan bahwa hal ini sangat penting bagi keberlangsungan investasi di daerah.
“Lingkungan sosial yang kondusif akan mendukung iklim investasi yang baik. Hal ini diperlukan agar investor yang sudah ada bisa bertahan di tengah resesi. Sebaliknya, jika kondisi daerah tidak stabil, investasi yang ada dapat pergi, dan investor baru akan membatalkan rencana untuk masuk ke Anambas,” ujarnya.
Di akhir pernyataannya, Arpandi mengajak seluruh masyarakat untuk selalu mengutamakan semangat persatuan demi kemajuan bersama.
“Mari kita satukan semangat dan tekad, karena bersatu kita kuat, terpisah kita lemah. Sekali kita mulai, kita tidak akan mundur,” tutupnya. (KP).
Laporan : Azmi










