TANJUNGPINANGUMKM PERBATASAN

Peternak Dompak Tanjungpinang Produksi Telur Capai 16 Papan

×

Peternak Dompak Tanjungpinang Produksi Telur Capai 16 Papan

Sebarkan artikel ini
Peternakan ayam petelur Dompak Gemilang di Tanjungpinang dengan produksi telur harian. Kamis (19/3/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.

“Kelompok ternak ayam petelur Dompak Gemilang di Tanjungpinang mulai menunjukkan hasil produksi yang stabil dengan capaian hingga 16 papan telur per hari.”

Pemilik lahan sekaligus teknisi Kelompok Dompak Gemilang Tanjungpinang, Sri, mengatakan bahwa usaha ternak ayam petelur yang dijalankan sejak akhir November 2025 kini mampu memproduksi sekitar 16 papan telur setiap hari.

TANJUNGPINANG – Kelompok ternak ayam petelur Dompak Gemilang yang berada di kawasan Dompak, arah lintas Wacopek Kijang, mulai menunjukkan perkembangan positif dalam usaha peternakan yang dirintis sejak akhir November 2025.

Usaha ini digagas oleh anggota kelompok, salah satunya Sri yang juga bertindak sebagai pemilik lahan sekaligus teknisi dalam pengelolaan ternak. Sebagai langkah awal, kelompok ini mendatangkan sekitar 600 ekor ayam indukan dari Padang.

Sri menjelaskan bahwa pada awal pengembangan usaha sempat terjadi kendala berupa kematian sekitar 10 ekor ayam akibat proses vaksinasi. Namun, kondisi tersebut kini telah teratasi dan ternak sudah berada dalam kondisi stabil.

“Di awal memang sempat ada kendala, sekitar 10 ekor ayam mati saat proses vaksinasi. Tapi sekarang kondisi sudah stabil dan produksi mulai berjalan baik,” ujarnya saat ditemui pada Kamis (19/3/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.

Menurutnya, saat ini produksi telur mencapai sekitar 16 papan per hari, dengan setiap papan berisi 30 butir telur.

Dalam proses pemeliharaan, pemberian pakan dilakukan secara rutin dua kali sehari, yaitu pada pagi dan sore hari. Sementara itu, pengambilan telur biasanya dilakukan pada siang hari sekitar pukul 12.00 WIB.

“Perawatan harus dilakukan dengan baik dan rutin supaya ayam tetap sehat dan bisa bertelur setiap hari,” jelasnya.

Untuk pemasaran, hasil produksi telur saat ini masih difokuskan di wilayah sekitar Dompak. Sebagian pembeli bahkan datang langsung ke lokasi untuk mengambil telur.

Baca Juga:  Danrem 033/WP Pimpin Panen Jagung dan Kedelai Dalam Program Ketahanan Pangan

Harga yang ditawarkan juga relatif terjangkau, yakni berkisar di angka Rp50 ribu per papan, sehingga cukup diminati oleh masyarakat.

Meski produksi tergolong stabil sejak mulai dipasarkan pada pertengahan Desember 2025, Sri mengakui bahwa pemasaran masih terbatas dan belum menjangkau wilayah yang lebih luas.

Hal tersebut disebabkan oleh keterbatasan bahan pendukung serta belum optimalnya jaringan distribusi yang dimiliki kelompok.

Ke depan, Kelompok Dompak Gemilang berharap usaha ternak ayam petelur ini dapat terus berkembang, baik dari segi produksi maupun jangkauan pemasaran, sehingga mampu memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat sekitar. (KP).


Laporan: Venti


 

📊 Views: 17

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *