ANAMBAS – Guna meningkatkan kesadaran masyarakat akan keselamatan berkendara, Satlantas Polres Kepulauan Anambas secara proaktif membagikan helm gratis kepada pengendara di Simpang Tiga Masjid Agung, Jalan Selayar Pandang, pada Senin (20/10/2025).
Aksi ini merupakan bagian dari upaya konkret untuk menciptakan situasi lalu lintas yang aman dan nyaman serta menekan angka kecelakaan.
IPTU Zulfikar Andri, Kasat Lantas Polres Kepulauan Anambas, menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan membangun budaya tertib berlalu lintas, meski Anambas merupakan daerah kepulauan dan perbatasan.
“Di sini, kami dalam rangka kegiatan pembagian helm ini dengan tujuan berusaha memaksimalkan situasi wilayah Kepulauan Anambas ini aman-nyaman dengan tertib berlalu lintas,” ujar Zulfikar di lokasi. “Dengan tertib berlalu lintas ini, harapan kami risiko dengan kejadian kecelakaan lalu lintas atau korban fatalitas akan berkurang.”
Berdasarkan data yang diungkapkan Zulfikar, sepanjang tahun ini telah terjadi 16 kasus kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di Anambas. Mayoritas insiden tersebut, menurutnya, bersumber dari kelalaian pengendara sendiri.
“Itu semua mayoritas karena kelalaian pada pengendara itu sendiri. Jadi itu karena kelalaian dan risiko pada kesiapan para pengemudinya sendiri yang tidak siap,” paparnya. Ia mencontohkan kondisi kendaraan yang tidak sempurna dan tidak memenuhi standar sebagai faktor yang membahayakan keselamatan.

Selain masalah kelalaian, Zulfikar secara terbuka menyoroti rendahnya kesadaran masyarakat Anambas dalam hal administrasi dan kedisiplinan berlalu lintas. Ia mengaku prihatin dengan kondisi di lapangan.
“Memang kalau kami menerapkan sesuai dengan aturan ya banyak miris sekali ya,” ujarnya. “Untuk wilayah kita ini sangat minim dengan tertib administrasi.” Ia menduga hal ini terjadi karena mindset sebagian masyarakat yang menganggap yang penting bisa mengendarai kendaraan.
“Mungkin hanya sekedar bisa bawa motor aja, bawa kendaraan aja. Yang penting bisa berjalan kendaraannya. Itu kadang-kadang ada yang saya temukan di lapangan mengatakan seperti itu,” tuturnya. “Baru pertama saya masuk di Anambas ini, yang saya lihat memang hampir 100 persen masyarakat kita untuk disiplin itu kurang. Disiplin itu kurang, apalagi dalam penggunaan helm, penggunaan parkir atau mengarkirkan kendaraan di jalanan. Bisa kita lihat, sama kita monitor, asal parkir, asal berjalan aja.”
Menanggapi hal tersebut, Zulfikar mengimbau masyarakat untuk segera melengkapi administrasi kendaraannya. Ia menegaskan bahwa pihaknya akan mempermudah prosesnya.
“Silahkan yang surat-surat kendaraan yang sudah mati atau belum membayar pajak, silahkan urus di SAMSAT. Itu akan dipermudah, akan dibantu oleh petugas di SAMSAT,” ajaknya.
Lanjut Zufikar, Bagi yang belum memiliki SIM untuk segera menindaklanjuti kepengurusannya ke Polres untuk lakukan pembuatan SIM, kemudian nantinya pada tahap proses akan dibantu demikian dengan syarat-syarat ketentuan yang berlaku.
Dengan langkah edukatif dan preventif ini, Polres Anambas berharap dapat membangun kesadaran kolektif bahwa keselamatan di jalan dimulai dari kedisiplinan dan kepatuhan setiap individu pengendara. (KP).
Laporan : Azmi










