KABAR PERBATASANNATUNAPEMERINTAHAN

Pupuk dan Obat Mahal Membuat Minimnya Produksi Cabe di Natuna

×

Pupuk dan Obat Mahal Membuat Minimnya Produksi Cabe di Natuna

Sebarkan artikel ini
Marwan Sjah Putra ,S.TP, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Natuna

NATUNA (KP),- Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, Marwan Sjah Putra ,S.TP, mengatakan tidak stabilnya harga cabe di Natuna saat ini  disebabkan oleh harga pupuk yang mahal.

Hal tersebut pula tutur Marwan, adalah faktor utama dari rendahnya produksi cabe oleh petani lokal di Natuna yang mengakibatkan kurangnya pasokan cabe. “Petani kita di Natuna ini terkendala dipupuk dan obat yang mahal, sehingga membuat harga cabe di Natuna menjadi lebih mahal dengan cabe yang datang dari luar,” kata Marwan kepada koranperbatasan.com di ruang dinasnya, Rabu, 23 Desember 2020.

Mahalnya pupuk dan obat lanjut Marwan, mengakibatkan berkurangnya produksi cabe di Natuna dan juga rendahnya mutu cabe lokal dibanding yang datang dari luar. “Masyarakat pun lebih memilih cabe dari luar ketimbang cabe dari natuna, sehingga pasar pun menjadi lebih bergantung pada cabe dari luar,” lanjutnya.

Tercatat untuk setiap bulan total produksi cabe di Natuna per bulannya sangat rendah, dari bulan Januari-November 2020 total produksi hanya sebesar 0,61 ton.

Disamping itu, Marwan juga meyebutkan sebelumnya pernah mendapatkan pupuk subsidi dari pemerintah provinsi, akan tetapi pupuk tersebut hanya sampai pengiriman di pulau Bunguran besar saja. “Pupuk subsidi kemarin juga terkendala hanya bisa sampai di Bunguran besar saja, sedangkan untuk pulau-pulau seperti Serasan, Subi,midai, dan Pulau Laut para petani harus mengeluarkan uang sendiri untuk biaya pengirimannya,” imbuhnya.

“Kita tidak bisa melakukannya dari hulu ke hilir, kami hanya bisa memproduksi dan meningkatkan mutu dari cabe tesebut. Untuk masalah harga dam pasar itu kewenangan pihak lain, untuk itu kita sangat berharap kepada setiap OPD terkait bisa bekerja sama,” tandasya. (KP).

Baca Juga:  Ketua MPC PP Natuna Turut Serta Terima Vaksinasi Perdana Covid-19

Laporan : Sandi


📊 Views: 4

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *