Selain dukungan internal, kegiatan Raya Smansa juga mendapatkan bantuan dari berbagai pihak. “Ada sponsorship dari luar, serta dukungan dari alumni, guru, dan siswa-siswi SMAN 1,” kata Agussyabani.
Ia menjelaskan setiap peserta wajib melakukan registrasi sebelum perlombaan dimulai agar kegiatan dapat berjalan tertib. “Sebelum memulai perlombaan ada registrasi dulu dari panitia, baru kemudian ditentukan tanggal perlombaannya,” terangnya.
Agussyabani berharap kegiatan Raya Smansa berikutnya dapat berlangsung lebih meriah dan melibatkan lebih banyak peserta. “Semoga angkatan selanjutnya bisa membuat kegiatan yang lebih besar lagi, dengan perlombaan yang melibatkan SD, SMP, SMA, hingga para alumni,” harapnya.
BACA JUGA : Pemuda Natuna Harus Berinovasi Mengisi Kemerdekaan
Agussyabani juga berpesan kepada pemerintah daerah agar lebih memperhatikan kegiatan positif di kalangan pelajar seperti ini. Ia berharap pemerintah bisa lebih melirik kegiatan seperti Raya Smansa karena ini cukup besar.
“Banyak alumni Smansa yang kini menjadi kepala dinas atau ASN. Kami juga ingin siswa-siswi lebih antusias, saling membantu, dan peka terhadap kegiatan sekolah,” tutupnya. (KP).
Laporan : Dini










