“Pendidikan karakter menjadi pondasi penting dalam proses pembelajaran di SDN 006 Bandarsyah untuk membentuk generasi yang berakhlak, cerdas, dan berprestasi.”
NATUNA – Kepala SDN 006 Bandarsyah, Maridan, S.Pd.SD, menegaskan sekolah terus meningkatkan mutu pendidikan melalui penerapan Kurikulum Merdeka yang menekankan pembentukan karakter, pembiasaan sikap positif, dan kerja sama antara guru, orang tua, serta seluruh warga sekolah.
Kata Maridan, program gotong royong, pembacaan Surat Yasin, hingga pengembangan bakat siswa menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas pendidikan di salah satu sekolah dasar unggulan di SDN 006 Badarsyah, Natuna.
BACA JUGA : Dorong Digitalisasi Pendidikan, Deni Iswanti: Sekolah Dua Shift Hambat Belajar Anak
Maridan menjelaskan SDN 006 Bandarsyah telah menjalankan Kurikulum Merdeka sesuai arahan pemerintah untuk meningkatkan mutu pendidikan yang berpihak pada siswa. Setiap program pembelajaran disusun berdasarkan kebutuhan peserta didik dan nilai karakter yang ingin dibangun.
“Sesuai dengan kurikulum sekarang, kita sudah menggunakan Kurikulum Merdeka. Jadi peningkatan mutu pendidikan itu mengikuti apa yang tertuang dalam kurikulum dan keinginan pemerintah,” jelasnya kepada koranperbatasan.com di ruang Kepala Sekolah SDN 006 Bandarsyah, Kamis, 24 Oktober 2025.
BACA JUGA : Suryadi: 26 Tahun Natuna, Pendidikan Unggul Pilar Kemajuan
Menurut Maridan, dalam penerapannya, sekolah melaksanakan berbagai program pembiasaan positif. Mulai dari gotong royong setiap hari Sabtu, pembacaan Surat Yasin setiap pagi Jumat, hingga kegiatan muhadhoroh dan pembacaan ayat-ayat pendek. Selain itu, sekolah juga mengembangkan bakat siswa di bidang olahraga dan kesenian.










