“SDN 013 Ranai Kabupaten Natuna mempersiapkan pelaksanaan ujian semester genap tahun ajaran 2025/2026 yang akan berlangsung pada 8 hingga 13 Juni 2026 dengan sistem berbasis kertas.”
Kepala SDN 013 Ranai Natuna, Yulia Tri Andriani, menyampaikan bahwa pihak sekolah terus mempersiapkan pelaksanaan ujian semester genap tahun ajaran 2025/2026 agar berjalan lancar sesuai jadwal kalender pendidikan.
NATUNA – SDN 013 Ranai Kabupaten Natuna akan menggelar ujian semester genap tahun ajaran 2025/2026 pada 8 hingga 13 Juni 2026. Berbagai persiapan mulai dilakukan pihak sekolah, termasuk pembentukan panitia pelaksana kegiatan.
Kepala SDN 013 Ranai, Yulia Tri Andriani, menjelaskan bahwa pembentukan panitia ujian akan segera dilakukan bersama para guru sebelum pelaksanaan ujian dimulai.
“Kalau menurut kalender pendidikan, ujian itu tanggal 8 sampai tanggal 13 Juni. Saya baru kembali dari berobat, karena kemarin kondisi kurang fit. Insyaallah Jumat besok baru kami bentuk panitianya,” ujar Yulia kepada koranperbatasan.com saat diwawancarai di ruang kerjanya, Kamis (4/6/2026).
Yulia menerangkan, mekanisme pelaksanaan ujian semester genap tahun ini masih sama seperti tahun sebelumnya, yakni menggunakan sistem berbasis kertas atau belum dilakukan secara online.
Dalam proses pengawasan, pihak sekolah tetap menerapkan sistem silang atau rolling untuk menjaga objektivitas pelaksanaan ujian. Guru tidak selalu menjadi pengawas di kelas yang menjadi tanggung jawabnya sehari-hari.
“Misalnya kalau dia guru kelas 1, tidak semestinya menjadi pengawas di kelas 1 terus. Guru tersebut juga bisa dilibatkan untuk mengawas di kelas 4 atau kelas 5,” tuturnya.
Untuk jumlah mata pelajaran yang diujikan, Yulia menyebutkan akan disesuaikan berdasarkan tingkatan kelas masing-masing.
Menurutnya, kelas tinggi memiliki jumlah mata pelajaran lebih banyak dibandingkan kelas rendah karena terdapat tambahan beberapa pelajaran.
“Untuk kelas tinggi sekitar enam sampai tujuh mata pelajaran, karena ada IPAS dan Bahasa Inggris. Kalau kelas rendah jumlahnya sekitar empat sampai lima mata pelajaran,” jelasnya.
Yulia mengatakan, selama pelaksanaan ujian tahun-tahun sebelumnya tidak ditemukan kendala berarti. Namun, tantangan biasanya muncul pada proses administrasi setelah ujian, terutama dalam penyelesaian E-Rapor.
Untuk mengantisipasi keterlambatan, guru mulai melakukan proses koreksi dan pengolahan nilai setelah ujian selesai dilaksanakan.
“Begitu selesai ujian, guru mulai memberikan penilaian kepada anak-anak. Karena ingin mengejar target untuk masuk ke E-Rapor,” ungkapnya.
Ia berharap pelaksanaan ujian semester genap tahun ajaran 2025/2026 di SDN 013 Ranai berjalan lancar dan seluruh siswa mampu mendapatkan hasil terbaik.
“Harapan kami, anak-anak bisa menjawab semua pertanyaan yang diberikan oleh guru. Kepada bapak dan ibu guru juga tetap semangat dalam mengajar,” tutupnya. (KP).
Laporan: Dini










