Bantuan berupa pakaian layak pakai langsung diserahkan ke Posko Sekretariat Prawiro Indonesia Garuda Merah Putih di Jalan Pramuka untuk kemudian didistribusikan kepada korban banjir. Sementara donasi uang tunai disalurkan melalui BAZNAS agar dapat dikelola secara tepat sasaran dan disampaikan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Menurut Dardani, gerakan ini tidak hanya sekadar tanggapan atas bencana, tetapi juga cara mempererat hubungan sesama perantau dan warga Natuna. “Gotong royong adalah nilai yang harus terus kita rawat. IKBB ingin memastikan bahwa kita hadir untuk sesama, kapan pun dibutuhkan.”
IKBB berharap bantuan yang diberikan dapat menjadi penyemangat bagi korban untuk bangkit menghadapi masa pemulihan yang panjang. Selain itu, gerakan kepedulian seperti ini diharapkan bisa terus tumbuh dan menjadi tradisi yang diwariskan antargenerasi dalam komunitas Bunguran Barat.
“Solidaritas keluarga besar IKBB semakin kokoh. Kami ingin menjadi teladan bagi komunitas lain bahwa kepedulian tidak mengenal batas daerah,” tutup Dardani. (KP).
Laporan: Ran










