NATUNAPENDIDIKAN

TK Negeri Pembina Natuna Tekankan Karakter Anak

×

TK Negeri Pembina Natuna Tekankan Karakter Anak

Sebarkan artikel ini
Kepala Sekolah TK Negeri 001 Pembina Kabupaten Natuna, Nursuindiah, S.Pd,

“TK Negeri 001 Pembina Natuna menitikberatkan pembelajaran berbasis karakter, budaya lokal, dan pendekatan bermain sesuai Kurikulum Mendalam pada pendidikan anak usia dini.”

 

NATUNA – Kepala Sekolah TK Negeri 001 Pembina Kabupaten Natuna, Nursuindiah, S.Pd, menyatakan bahwa program pembelajaran di TK Pembina dirancang secara terstruktur setiap tahun dengan mengedepankan penguatan karakter, pengenalan budaya lokal, serta pembelajaran tematik berbasis Kurikulum Mendalam.

Nursuindiah menjelaskan bahwa setiap tahun TK Negeri 001 Pembina telah menyiapkan program unggulan yang disesuaikan dengan Kurikulum Mendalam sebagaimana kebijakan Kementerian Pendidikan. Kurikulum tersebut menitikberatkan pada pengenalan tema dan topik pembelajaran yang dekat dengan lingkungan anak.

“Program unggulan kami sudah disiapkan setiap tahun. Kurikulum Mendalam itu lebih spesifik mengenalkan anak pada tema dan topik yang dekat dengan lingkungan belajar mereka,” ujar Nursuindiah saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (26/1/2026).

Ia mengungkapkan bahwa pembelajaran di TK Pembina dibagi ke dalam program intrakurikuler, ekstrakurikuler, dan kokurikuler. Salah satu fokus utama sekolah adalah pembentukan karakter anak, terutama budi pekerti dan akhlak di tengah pengaruh dunia digital yang semakin kuat.

“Kami lebih menekankan karakter anak, budi pekerti dan akhlak. Sekarang anak-anak lebih cenderung mengenal dunia media, sehingga nilai akhlak itu perlu dikuatkan sejak dini,” jelasnya.

BACA JUGA: Musyrifah SMP Imam Syafi’i Tekankan Tahfiz Harian Santri

Selain itu, pembelajaran juga dikaitkan dengan budaya lokal Natuna. Menurut Nursuindiah, anak-anak perlu dikenalkan pada budaya daerah sendiri sebelum mengenal budaya luar.

“Kita kenalkan budaya daerah kita, seperti tarian Mendu, tari topeng, dan budaya lokal lainnya. Tidak perlu jauh-jauh ke budaya barat, cukup dari lingkungan kita sendiri,” katanya.

Untuk mendukung pengembangan minat dan bakat seni, TK Negeri 001 Pembina juga menyediakan kegiatan ekstrakurikuler drumband. Kegiatan ini kerap ditampilkan pada momen tertentu seperti pawai dan acara perpisahan sekolah yang dilaksanakan secara sederhana di lingkungan sekolah.

Baca Juga:  Tentara Juga Ingatkan Jajanan Sehat di Lokasi TMMD

Pada tahun ini, pihak sekolah juga mendorong inovasi melalui penguatan kerja sama antara guru dan orang tua murid. Kolaborasi tersebut dinilai penting dalam mendukung tumbuh kembang anak, baik dari sisi psikokognitif, fisik motorik, maupun kematangan emosional.

“Kami ingin peran guru dan orang tua lebih bersinergi dalam mengembangkan tumbuh kembang anak,” ujarnya.

Terkait pola pembelajaran, Nursuindiah menegaskan bahwa pendidikan TK tidak berorientasi pada kemampuan membaca, menulis, dan berhitung secara formal. Pembelajaran dilakukan melalui bermain, bernyanyi, dan aktivitas kreatif lainnya.

“TK itu dunianya anak bermain sambil belajar. Tidak ada tuntutan anak harus bisa membaca atau menulis. Itu bukan area TK,” tegasnya.

Di akhir wawancara, Nursuindiah berharap pemerintah dapat memberikan perhatian lebih terhadap pendidikan anak usia dini, terutama dalam hal pembiayaan operasional sekolah yang sepenuhnya gratis bagi orang tua murid.

“Mudah-mudahan ke depan tidak ada hambatan pembiayaan lagi. Karena pendidikan usia dini ini sangat menentukan perkembangan anak,” pungkasnya. (KP).


Laporan: Dini


 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *