ANAMBASKABAR PERBATASANKEPULAUAN RIAUNASIONALPARLEMENTARIA

BPS Anambas Tekankan Pentingnya Pemahaman Data untuk Mendukung Pembangunan Daerah

×

BPS Anambas Tekankan Pentingnya Pemahaman Data untuk Mendukung Pembangunan Daerah

Sebarkan artikel ini
Potret Kepala BPS Kepulauan Anambas, Adi Cahyadi.

ANAMBAS – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kepulauan Anambas menyelenggarakan Gerakan Literasi Statistik (GLS) bersama media massa secara virtual melalui Zoom Meeting pada Jumat, 28 November 2025.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala BPS Kepulauan Anambas, Adi Cahyadi, yang sekaligus memberikan sambutan pembuka terkait pentingnya pemahaman data dalam mendukung pembangunan daerah.

Kegiatan GLS ini juga dirangkaikan dengan Sosialisasi Pelayanan Publik BPS, serta dihadiri oleh perwakilan media massa, narasumber, dan seluruh jajaran internal BPS. Turut hadir pula Kesubag Umum BPS Kabupaten Kepulauan Anambas, Ihwanto, serta para Ketua Tim BPS.

Dalam sambutannya, Kepala BPS Anambas menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan World Statistics Day yang jatuh setiap 20 Oktober. Ia menjelaskan bahwa momentum tersebut penting untuk kembali menegaskan peran data resmi pemerintah yang berkualitas, berintegritas, dan berkelanjutan dalam proses pembangunan.

Melalui Gerakan Literasi Statistik, BPS berupaya mendorong seluruh lapisan masyarakat terutama media massa untuk memahami nilai dan makna di balik angka-angka statistik. Media massa diharapkan mampu menyampaikan data secara tepat, berimbang, dan komunikatif kepada publik, sehingga tidak terjadi penyalahgunaan atau salah tafsir data (misleading).

“Di era modern, data bukan lagi sekadar angka, tetapi fondasi penting dalam pengambilan keputusan yang tepat dan presisi. Dalam konteks daerah kepulauan seperti Anambas, ketersediaan data yang berkualitas menjadi kunci dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Adi Cahyadi.

Ia menekankan bahwa GLS merupakan upaya membangun pemahaman bersama mengenai indikator strategis daerah, terutama dua indikator penting yang dibahas pada kegiatan kali ini, yaitu pertumbuhan ekonomi dan kemiskinan.

Dalam pemaparannya, Adi menyampaikan kondisi terbaru indikator kinerja pembangunan di Kepulauan Anambas:

Baca Juga:  HMI Cabang Natuna Dalam Gerakan Humanisme

1. Pertumbuhan Ekonomi

  • Pertumbuhan ekonomi Triwulan II 2025 dengan migas tercatat tumbuh 23,35 persen (y-on-y).
  • Sementara tanpa migas, pertumbuhan ekonomi mencapai 2,19 persen (y-on-y).

Angka ini menunjukkan dinamika perekonomian daerah yang berbeda antara sektor migas dan non-migas. Sektor non-migas dinilai sebagai penopang langsung kehidupan masyarakat, sehingga pemahamannya menjadi penting bagi proses perumusan kebijakan.

2. Kemiskinan

  • Persentase penduduk miskin tahun 2025 tercatat 6,35 persen, turun 0,32 persen poin dari tahun 2024.
  • Secara jumlah, penduduk miskin mencapai 2,86 ribu jiwa, atau berkurang 0,11 ribu jiwa dibanding tahun sebelumnya.

Penurunan ini dianggap sebagai bukti bahwa program pembangunan dan intervensi sosial yang dilakukan pemerintah mulai menunjukkan hasil positif, meskipun masih terdapat tantangan yang perlu terus ditangani secara bersama.

Adi menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga pada kualitas penyebaran informasi oleh media massa dan partisipasi masyarakat. Data yang benar dan mudah dipahami akan mendorong kebijakan yang lebih tepat sasaran dan meningkatkan literasi masyarakat terhadap isu-isu strategis daerah.

Ia juga mengingatkan bahwa di balik capaian yang ada, terdapat pekerjaan rumah besar, seperti penguatan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, peningkatan daya beli masyarakat, pemerataan pembangunan hingga pulau-pulau kecil, serta optimalisasi program pengentasan kemiskinan.

Selain literasi statistik, kegiatan ini juga menghadirkan sesi Sosialisasi Pelayanan Publik, yang disampaikan oleh Saudara Repan. Sesi ini bertujuan memperkenalkan layanan BPS yang semakin mudah, cepat, dan transparan, mulai dari layanan permintaan data, konsultasi statistik, hingga inovasi pelayanan berbasis digital.

Pada akhir sambutannya, Adi secara resmi membuka kegiatan dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim. Ia berharap kegiatan GLS ini menjadi momentum penting untuk memperluas pemahaman statistik, memperkuat sinergi antara BPS dan media massa, serta mendorong pembangunan Kepulauan Anambas yang lebih maju dan sejahtera berbasis data resmi pemerintah. (KP).

Baca Juga:  Pemalakan Oleh Preman di Pasar Tanjungpinang Resahkan Warga

Laporan : Azmi

Editor : Dhitto


📊 Views: 33

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *