ADVERTORIAL & LIPSUSKABAR PERBATASANKEPULAUAN RIAUNATUNAPENDIDIKANPOTRET PERBATASANRAGAM PERBATASANSALAM PERBATASANSUARA RAKYAT

HMI Cabang Natuna Dalam Gerakan Humanisme

×

HMI Cabang Natuna Dalam Gerakan Humanisme

Sebarkan artikel ini
Potret ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Natuna, Ayunda Aprianti.

NATUNA – Di Tengah lalu-lalang dunia maya, sebuah unggahan sederhana di Facebook tentang seorang warga korban amuk api yang kini hanya punya langit sebagai atap dan tanah sebagai alas menggugah hati para mahasiwa yang tergabung dalam organisasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Natuna turun ke jalanan serukan aksi sosial menggalang dana, Minggu, 18 Mei 2025.

Kata Ayunda Aprianti selaku Ketua HMI Cabang Natuna, meskipun informasi yang ditemukan dalam lalu-lalang keramaian Facebook tersebut belum sepenuhnya terverifikasi namun jiwa kepedulian seluruh anggota HMI bersama Lembaga Dakwah Islam (LDK) dan Surat Kabar Mahsiswa (SKM) telah tergerak serukan aksi sosial.

“Latar belakang awal mulanya info dari Facebook, ada yang mengirimkan berita terkait korban kebakaran yang mana sangat membutuhkan uluran tangan khususnya dari kalangan pemuda,” ujar Aprianti.

Setelah dilakukan penelurusan lebih jauh ternyata benar adanya terjadi kebakaran yang menimpa seorang nenek lanjut usia bernama Hanijar (65) warga Kelurahan Ranai Darat, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna. (red).


Potret suasana saat anggota HMI Cabang Natuna melaksanakan kegiatan galang dana di simpang empat lampu merah Masjid Jami’.

Simpang empat lampu merah Masjid Jami’ dan kawasan Pantai Piwang, dua titik yang menjadi saksi lokasi penggalangan dana pada hari pertama.

Tak cukup hanya berdiri di pinggir jalan, dari Minggu berganti Senin tanpa henti langkah kaki mereka mengetuk pintu-pintu kekuasaan dari kantor DPRD hingga diatas singgasana Bukit Arai yakni kantor Bupati Natuna.

Begitu kuatnya jiwa solidaritas mereka, tak terduga telah terkumpul sebanyak Rp10.942.000.00 dari hasil perjuangan kemanusian, hal ini bukan soal angka tapi tentang seberapa luas hati mampu menampung luka.

Mereka tak mewakili institusi besar hanya kumpulan niat dari berbagai sudut: LDK, SKM, siswa-siswi SMA, dan tentu HMI yang menjadi benang pengikat rasa.

Baca Juga:  Ikan Mirip Karakter Alien di Film

Potret anggota HMI Cabang Natuna dalam pelaksanaan penggalangan dana.

Teruntuk masyarakat terkhusunya para generasi muda, Aprianti berpesan tentang pentingnya rasa kepedulian dan kemanusiaan dengan sesama.

“Kita ini satu tanah, kalau bukan kita yang saling bantu siapa lagi,” ujar Aprianti.

Sebelum mengakhiri Aprianti juga berharap penuh untuk mereka yang memiliki kuasa duduk di atas kursi berpendingin udara, bahwa jiwa sosial bukan teori tapi gerakan yang lahir dari nurani.

“Kalau memang ada salah satu masyarakat kita yang sangat membutuhkan bantuan harapannya lekas di segerakan,” tutur Aprianti. (KP).


Laporan : Iskandar

Editor : Iskandar


📊 Views: 64

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *