BINTANKABAR PERBATASANLINGKUNGAN & KELAUTANPENDIDIKANTOKOH PERBATASAN

Tour Guide Bintan Diundang Singapura Berbagi Edukasi Mangrove

×

Tour Guide Bintan Diundang Singapura Berbagi Edukasi Mangrove

Sebarkan artikel ini
Tour guide mangrove asal Bintan, Iwan Winarto, diundang menjadi narasumber di Holland International School Singapore untuk berbagi pengetahuan tentang ekosistem mangrove.

“Seorang pemandu wisata mangrove asal Kabupaten Bintan mendapat kesempatan berbagi pengetahuan tentang ekosistem mangrove kepada siswa di Singapura.”

Tour Guide Mangrove Pengudang Kabupaten Bintan, Iwan Winarto, mengatakan dirinya merasa terhormat setelah mendapat undangan dari Holland International School Singapore untuk menjadi narasumber dan berbagi pengetahuan mengenai ekosistem mangrove kepada para siswa tingkat Primary Class.

BINTAN – Seorang pemandu wisata mangrove asal Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, mendapat kesempatan membanggakan untuk memperkenalkan ekosistem mangrove kepada siswa di Singapura. Kesempatan tersebut diterima oleh Iwan Winarto yang selama ini dikenal sebagai tour guide mangrove di kawasan Pengudang, Pulau Bintan.

Saat ditemui di kawasan Pasar Bintan Center (Bincen), Batu 9, Tanjungpinang, pada Senin (16/3/2026) pukul 09.00 WIB, Iwan menceritakan pengalamannya ketika diundang menjadi narasumber di Holland International School Singapore.

Ia menjelaskan bahwa dirinya berangkat ke Singapura pada 14 Maret 2026 setelah menerima undangan resmi dari pihak sekolah tersebut. Dalam kegiatan tersebut, seluruh biaya perjalanan dan kegiatan selama berada di Singapura ditanggung langsung oleh pihak yang mengundangnya.

“Ini tentu menjadi suatu kehormatan bagi saya. Saya hanya seorang pemandu wisata mangrove di Pengudang, namun diberikan kesempatan untuk berbagi pengetahuan tentang mangrove kepada para siswa di Singapura,” ujar Iwan.

Dalam kegiatan edukasi tersebut, Iwan memperkenalkan pentingnya ekosistem mangrove bagi kehidupan pesisir serta masa depan lingkungan. Ia juga membawa beberapa contoh buah dan daun mangrove langsung dari kawasan Pengudang Mangrove di Pulau Bintan.

Tujuannya agar para siswa dapat melihat secara langsung bentuk tanaman mangrove serta memahami jenis-jenisnya.

Menurutnya, para siswa di sekolah tersebut terlihat sangat antusias mengikuti sesi edukasi yang diberikan.

Baca Juga:  Generasi Muda Harus Jadi Pahlawan di Zamannya

“Anak-anak di sana sangat antusias dan penuh rasa ingin tahu. Mereka banyak bertanya tentang mangrove dan bagaimana tanaman ini bisa melindungi pesisir. Saya merasa senang karena mereka sangat tertarik mempelajari alam,” tambahnya.

Banyak siswa yang mengajukan pertanyaan mengenai jenis mangrove, cara tumbuhnya, hingga perannya dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir.

Bagi Iwan, kesempatan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman berharga secara pribadi, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi masyarakat Kepulauan Riau.

Melalui kegiatan tersebut, potensi alam serta edukasi lingkungan dari daerah dapat diperkenalkan kepada masyarakat internasional.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan di masa depan sehingga semakin banyak generasi muda yang mengenal pentingnya menjaga alam, khususnya ekosistem mangrove yang memiliki peran penting bagi keberlangsungan lingkungan pesisir. (KP).


Laporan: Venti


 

📊 Views: 9

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *