“SD Negeri 007 Muntai mendorong semangat gotong royong untuk membenahi jalan menuju sekolah. Kepala sekolah Dewi Sartika menegaskan partisipasi orang tua, masyarakat, dan tokoh masyarakat bersifat sukarela, sementara sekolah juga masih menghadapi keterbatasan ruang kelas serta sarana dan prasarana.”
Kepala SD Negeri 007 Muntai Dewi Sartika, S.Pd.SD. mendorong semangat gotong royong bersama Komite Sekolah, orang tua atau wali murid, masyarakat, dan tokoh masyarakat untuk mendukung rencana semenisasi jalan menuju sekolah yang dibahas dalam rapat Komite Sekolah, Jumat (4/9/2026).
ANAMBAS – SD Negeri 007 Muntai terus berupaya meningkatkan kualitas lingkungan dan sarana prasarana sekolah guna menciptakan suasana belajar yang lebih aman, nyaman, bersih, dan kondusif bagi peserta didik.
Upaya tersebut dibahas dalam rapat Komite Sekolah yang dilaksanakan pada Jumat (4/9/2026). Dalam kesempatan itu, pihak sekolah menyampaikan apresiasi kepada seluruh orang tua atau wali murid, masyarakat, serta tokoh masyarakat yang hadir dan memberikan perhatian terhadap kemajuan sekolah.
Salah satu agenda utama yang menjadi perhatian dalam rapat tersebut adalah rencana semenisasi jalan menuju SD Negeri 007 Muntai.
Pembenahan jalan dinilai penting untuk mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang lebih layak dan nyaman, sekaligus menunjang kelancaran aktivitas peserta didik serta proses belajar mengajar.
Partisipasi Masyarakat Bersifat Sukarela
Kepala SD Negeri 007 Muntai Dewi Sartika mengatakan, sekolah bersama Komite Sekolah membuka ruang partisipasi bagi orang tua atau wali murid, masyarakat, maupun tokoh masyarakat yang ingin membantu pelaksanaan semenisasi.
Namun, ia menegaskan bahwa partisipasi tersebut bersifat sukarela dan tidak boleh menjadi syarat bagi peserta didik dalam memperoleh pelayanan pendidikan.
“Partisipasi dalam kegiatan ini bersifat sukarela, tidak memaksa, dan tidak menentukan hak peserta didik dalam memperoleh pelayanan pendidikan. Besaran maupun bentuk bantuan disesuaikan dengan kemampuan dan keikhlasan masing-masing,” tegas Dewi Sartika.
Ia menjelaskan, seluruh bantuan yang diterima nantinya akan dikelola secara transparan dan bertanggung jawab sesuai hasil kesepakatan dalam rapat.
Bantuan tersebut akan digunakan untuk mendukung pelaksanaan kegiatan semenisasi jalan sekolah. Sebagai bentuk pertanggungjawaban bersama, pelaksanaan kegiatan dan penggunaan bantuan akan disampaikan kepada Komite Sekolah serta pihak-pihak terkait secara terbuka.
Sekolah Masih Kekurangan Ruang Kelas
Dewi Sartika mengatakan, dukungan berbagai pihak masih dibutuhkan karena SD Negeri 007 Muntai menghadapi keterbatasan anggaran, sarana, dan prasarana.
Saat ini, sekolah hanya memiliki tiga ruang kelas yang digunakan untuk kegiatan pembelajaran. Kondisi tersebut membuat pihak sekolah harus memanfaatkan ruang perpustakaan dan menerapkan kelas rangkap.
Keterbatasan ruang belajar dan sarana prasarana menjadi tantangan tersendiri bagi sekolah dalam memberikan pelayanan pendidikan yang optimal.
Menurut pihak sekolah, kondisi tersebut juga dapat memengaruhi kenyamanan serta mutu dan kualitas proses pembelajaran.
“Harapan kami, melalui semangat kebersamaan dan gotong royong, kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik. Dengan demikian, lingkungan sekolah dapat menjadi lebih layak, aman, dan nyaman bagi seluruh warga sekolah,” ungkap Dewi Sartika.
Dorong Kolaborasi untuk Pendidikan
Pihak sekolah menilai dukungan masyarakat bukan hanya berkaitan dengan pembenahan fisik sekolah, tetapi juga merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap keberlangsungan dan peningkatan kualitas pendidikan di SD Negeri 007 Muntai.
Rencana semenisasi jalan tersebut diharapkan menjadi langkah awal dalam pembenahan lingkungan sekolah sekaligus membuka ruang kolaborasi yang lebih luas antara sekolah, Komite Sekolah, orang tua atau wali murid, masyarakat, dan tokoh masyarakat.
Melalui semangat gotong royong dan kebersamaan, pihak sekolah berharap berbagai keterbatasan yang dihadapi dapat ditangani secara bertahap demi menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih layak bagi peserta didik.
Laporan: Jebat










