KABAR PERBATASANKEAMANAN PERBATASANKEHIDUPAN DESALINGGA

Abrasi Lingga Mengganas Ancam Rumah Warga, Pemilik Harap Bantuan Pemerintah

×

Abrasi Lingga Mengganas Ancam Rumah Warga, Pemilik Harap Bantuan Pemerintah

Sebarkan artikel ini
Kondisi rumah M. Yunus, warga Kampung Boyan, Desa Batu Berdaun, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga, yang terancam akibat abrasi pantai. Pengikisan tanah oleh hantaman ombak membuat pemilik rumah berharap adanya perhatian dan bantuan penanganan dari pemerintah sebelum kerusakan semakin parah.

“Seorang warga Desa Batu Berdaun, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga berharap adanya perhatian pemerintah setelah rumah satu-satunya yang ditempati terancam ambruk akibat abrasi pantai.”

Warga Kampung Boyan, Desa Batu Berdaun, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga, M. Yunus, berharap adanya bantuan dan solusi dari pemerintah setelah rumah miliknya terancam ambruk akibat abrasi pantai yang terus mengikis tanah penyangga bangunan.

LINGGA – Ancaman abrasi pantai kembali menjadi persoalan serius bagi masyarakat pesisir. Kali ini, seorang warga Kampung Boyan, Desa Batu Berdaun, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga, M. Yunus, harus hidup dalam kecemasan karena rumah yang ditempatinya terancam ambruk.

Kondisi tersebut terjadi akibat abrasi yang terus mengikis bagian tepi rumahnya dalam beberapa waktu terakhir. Hantaman ombak menyebabkan tanah penyangga bangunan semakin berkurang dan berpotensi membahayakan keselamatan penghuni.

Terlebih saat kondisi cuaca buruk dan gelombang laut meningkat, kerusakan dikhawatirkan semakin cepat terjadi karena posisi rumah berada dekat dengan kawasan pesisir.

  1. Yunus mengaku tidak memiliki kemampuan ekonomi yang cukup untuk memperbaiki kondisi tersebut secara mandiri, termasuk membangun penahan abrasi agar ombak tidak terus mengikis tanah di sekitar rumahnya.

“Kami hanya berharap ada bantuan atau solusi agar rumah ini tidak sampai roboh,” ungkap M. Yunus, Rabu (3/6/2026).

Ia berharap pemerintah maupun pihak-pihak yang memiliki kepedulian sosial dapat membantu melakukan langkah pencegahan sementara sebelum kondisi rumah semakin parah.

“Setidaknya ada upaya pencegahan sementara seperti pemasangan pancang kayu atau penahan ombak agar abrasi tidak semakin parah,” harapnya.

Menurutnya, rumah tersebut merupakan satu-satunya tempat tinggal yang dimiliki bersama keluarga. Jika tidak segera mendapatkan perhatian, abrasi yang terus terjadi berpotensi menyebabkan kerusakan lebih besar.

Baca Juga:  Presiden Jokowi Direncanakan Hadir Pada Pelaksanaan GTRA Summit 2023 di Karimun

Selain mengancam bangunan, kondisi tersebut juga menimbulkan kekhawatiran terhadap keselamatan keluarga yang tinggal di rumah tersebut.

Warga sekitar berharap Pemerintah Desa Batu Berdaun bersama instansi terkait segera turun melakukan peninjauan langsung ke lokasi untuk melihat kondisi yang dialami M. Yunus.

Langkah cepat dinilai perlu dilakukan agar pemerintah dapat mencari solusi penanganan yang tepat, baik melalui bantuan darurat maupun upaya perlindungan kawasan pesisir.

Perhatian berbagai pihak sangat diharapkan mengingat kondisi ekonomi keluarga yang terbatas, sementara ancaman abrasi terus terjadi setiap kali air laut pasang dan ombak menghantam kawasan tersebut.


Laporan: Ides


 

📊 Views: 25

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *