ANAMBASKABAR PERBATASANKEPULAUAN RIAUNASIONALNATUNAPARLEMENTARIA

Desa Tarempa Barat Prioritaskan BLT dan Ketahanan Pangan dari Dana Desa

×

Desa Tarempa Barat Prioritaskan BLT dan Ketahanan Pangan dari Dana Desa

Sebarkan artikel ini
Kepala Desa Tarempa Barat Asmarandi saat memberikan keterangan terkait penggunaan Dana Desa.
Kepala Desa Tarempa Barat Asmarandi memaparkan prioritas penggunaan Dana Desa untuk BLT dan ketahanan pangan.

ANAMBAS – Pemerintah Desa Tarempa Barat menetapkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan ketahanan pangan sebagai program prioritas utama dalam penggunaan Dana Desa (DD) tahun 2025. Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Desa Tarempa Barat, Asmarandi, kepada koranperbatasan.com di ruang kerjanya pada Senin, 08 September 2025.

Menurut Asmarandi, program BLT telah direalisasikan sejak awal tahun dan berjalan sesuai jadwal yang ditetapkan pemerintah.

“Alhamdulillah BLT sudah terealisasi dari Januari hingga Juli pada tahap pertama. Untuk tahap kedua, Agustus dan September, Insya Allah besok kita salurkan sekaligus dua bulan,” ujarnya.

Asmarandi menjelaskan, realisasi BLT tersebut menggunakan anggaran Dana Desa, sementara alokasi lainnya diarahkan untuk program ketahanan pangan. “BLT itu memang sudah menjadi kewajiban desa, sesuai aturan penggunaan Dana Desa. Ketahanan pangan juga menjadi prioritas untuk mendukung kebutuhan masyarakat,” tambahnya.

Terkait besaran anggaran, Desa Tarempa Barat menerima DD sekitar Rp800 juta lebih, sementara Alokasi Dana Desa (ADD) sekitar Rp1,5 miliar berdasarkan pagu indikatif perubahan. Asmarandi menegaskan, seluruh pengajuan dan penyaluran dana dilakukan sesuai regulasi yang ditetapkan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD).

“Untuk ADD pencairannya setiap bulan. Sedangkan DD dibagi dua tahap, 60 persen tahap pertama dan 40 persen tahap kedua, karena desa mandiri memang pencairannya dua kali. Sampai saat ini tidak ada kendala,” jelasnya.

Meski fokus utama masih pada BLT dan ketahanan pangan, Asmarandi mengakui pembangunan fisik di desanya belum berjalan maksimal.

“Kalau bangunan belum ada, fisik belum ada. Paling ada penyanggah air, tapi itu pun belum dilaksanakan,” katanya.

Sebagai kepala desa, Asmarandi menekankan pentingnya efisiensi dalam pengelolaan anggaran. Bagi dirinya, yang terpenting adalah ADD dapat mencukupi kebutuhan dasar operasional pemerintahan desa.

Baca Juga:  Kades Mekar Jaya Eko Srimulyanto Ucapkan Selamat Hari Jadi Kabupaten Natuna ke-26

“Harapan saya, ADD itu cukup untuk membayar gaji, insentif, dan tunjangan kepala desa, perangkat desa, RT/RW, serta operasional. Itu saja yang paling penting, mudah-mudahan bisa terealisasi dari Pemda,” tutup Asmarandi.

Dengan realisasi BLT yang tepat waktu dan perencanaan ketahanan pangan, Pemerintah Desa Tarempa Barat berkomitmen terus menjaga kesejahteraan warganya di tengah keterbatasan anggaran pembangunan fisik. (KP).


Laporan : Azmi


📊 Views: 6

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *