KESEHATANNATUNA

Dinkes Natuna Dukung Operasi Bibir Sumbing dan Katarak Gratis

×

Dinkes Natuna Dukung Operasi Bibir Sumbing dan Katarak Gratis

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Natuna, Hikmat Aliansyah, SKM, saat mengikuti siaran di RRI Ranai. Dinkes Natuna mendukung rencana operasi bibir sumbing dan katarak gratis bersama tim Rumah Sakit TNI AU pada Oktober 2026.

“Masyarakat Kabupaten Natuna yang membutuhkan operasi bibir sumbing dan katarak berpeluang mendapatkan pelayanan gratis melalui kegiatan yang direncanakan berlangsung pada Oktober 2026 dengan melibatkan tim Rumah Sakit TNI Angkatan Udara.”

 

NATUNA – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Natuna Hikmat Aliansyah, SKM mengatakan pihaknya mendukung rencana operasi bibir sumbing dan katarak gratis yang akan dilaksanakan tim Rumah Sakit TNI AU pada Oktober mendatang. Saat ini, Dinkes Natuna mulai menghimpun data calon pasien melalui puskesmas.

Menurut Hikmat, tim dari Rumah Sakit TNI AU telah berkomunikasi dengan pihaknya terkait rencana kegiatan tersebut. Pada tahap awal, Dinkes Natuna diminta membantu melakukan pendataan masyarakat yang membutuhkan operasi.

Sejumlah puskesmas telah menyampaikan data calon pasien. Namun, Hikmat memperkirakan masih ada masyarakat di berbagai wilayah Natuna yang belum mengetahui rencana kegiatan tersebut.

“Memang ada beberapa puskesmas yang sudah melaporkan kepada kami, tapi mungkin ada beberapa masyarakat yang belum terinformasikan. Mungkin ada saudara, anak, atau keluarganya yang kebetulan mengalami bibir sumbing. Jadi, kami mohon media juga menyampaikan agar mereka bisa terdata,” ujar Hikmat kepada koranperbatasan.com bersama sejumlah awak media di depan ruang rapat Kantor Bupati Natuna, Jumat (7/8/2026).

Hikmat meminta masyarakat yang membutuhkan pelayanan tersebut cukup mendaftarkan diri melalui puskesmas terdekat. Dengan demikian, warga yang berada di pulau maupun kecamatan yang jauh dari pusat pemerintahan tidak perlu datang langsung ke Dinas Kesehatan.

“Untuk pendataan, mereka cukup mendaftar di puskesmas tempat masing-masing. Misalnya dari Pulau Laut, cukup di puskesmas tempatnya. Setelah itu nanti dilaporkan kepada kami,” jelasnya.

Untuk lokasi pelaksanaan, Hikmat mengatakan operasi kemungkinan dilaksanakan di RSUD Natuna. Sejumlah peralatan medis tersedia, sedangkan tim teknis yang datang kemungkinan juga akan membawa peralatan pendukung.

Baca Juga:  BPBD Natuna Waspadai Kabut Asap, ISPA Serasan Tembus 34 Kasus 

“Kalau peralatan kita ada. Jadi, nanti tinggal tim teknis dan kemungkinan mereka turun juga membawa alat,” katanya.

Meski demikian, kepastian kedatangan tim masih menunggu hasil pendataan dan terpenuhinya jumlah calon pasien sesuai kuota yang nantinya ditentukan.

“Yang mereka sampaikan sampai saat ini baru meminta pendataan pasien dulu. Kalau nanti pasiennya kira-kira terpenuhi, kuotanya terpenuhi, entah berapa yang mereka tentukan, baru tim mereka akan kemari,” terangnya.

Hikmat mengatakan rencana kegiatan tersebut mendapat tanggapan positif dari Bupati Natuna karena dinilai dapat membantu mengurangi beban masyarakat yang selama ini harus keluar daerah untuk mendapatkan tindakan medis tertentu.

“Tanggapan Ibu sangat bagus sekali, positif sekali. Beliau sangat berharap ini bisa dilaksanakan karena memang ada beberapa yang sempat kita rujuk ke Batam. Kalau dirujuk ke Batam, biayanya cukup besar. Tapi kalau masyarakat cukup sampai di sini saja, biaya yang dikeluarkan orang tua tentu sangat terbantu,” pungkasnya. (KP).


Laporan: Dini


 

📊 Views: 40

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *