“MIS Darul Ulum menggelar Expo Muharram 1448 Hijriah sekaligus memperingati Milad ke-23 dengan menampilkan kreativitas siswa melalui pentas seni dan market day.”
Kepala MIS Darul Ulum Natuna, Hj. Siti Asmah, S.Pd.I., mengatakan kegiatan Expo Muharram 1448 Hijriah sekaligus Milad Madrasah ke-23 menjadi bagian dari pendidikan karakter untuk mengembangkan minat, bakat, serta rasa percaya diri peserta didik.
NATUNA – Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Darul Ulum menggelar Expo Muharram 1448H/2026M sekaligus memperingati Milad Madrasah ke-23 tahun, Kamis (18/6/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung meriah dengan berbagai penampilan seni dari peserta didik yang berhasil menarik perhatian para tamu undangan serta orang tua siswa yang hadir.
Selain pentas seni, MIS Darul Ulum juga menggelar kegiatan market day dan bazar yang melibatkan seluruh kelas sebagai sarana pembelajaran langsung bagi siswa.
Dalam sambutannya, Kepala MIS Darul Ulum Natuna, Hj. Siti Asmah, S.Pd.I., mengatakan kegiatan tersebut bukan hanya sekadar perayaan, tetapi merupakan bagian dari proses pembentukan karakter peserta didik.
Menurutnya, melalui kegiatan market day, siswa diajarkan untuk memahami cara berkomunikasi yang baik, menggunakan tutur kata yang santun, serta menerapkan nilai-nilai pembelajaran agama dalam kehidupan sehari-hari.
“Pendidikan kami sekaligus mempraktikkan cara berkomunikasi dengan baik, struktur kata yang lemah lembut kepada penjual dan pembeli, serta mempraktikkan pendidikan jual beli atau pendidikan fikih, akhlak, Al-Qur’an dan hadis,” ujarnya dalam sambutan.
Siti menegaskan, kegiatan market day bukan hanya aktivitas transaksi jual beli semata, melainkan bagian dari pembelajaran nyata yang diberikan madrasah kepada para siswa.
“Jadi market day ini bukan hanya beli benda lalu pulang, makan dan kenyang, bukan seperti itu. Tetapi suatu proses kegiatan pembelajaran melalui praktik yang kita laksanakan di Madrasah Ibtidaiyah Darul Ulum,” jelasnya.
Selain pembelajaran kewirausahaan, pentas seni yang ditampilkan juga menjadi wadah bagi siswa untuk menunjukkan kemampuan dan kreativitas yang mereka miliki.
Menurut Siti, madrasah harus menjadi pusat kegiatan pendidikan yang mampu memberikan ruang bagi peserta didik untuk berkembang.
“Pentas seni ini menjadikan madrasah sebagai pusat kegiatan pendidikan. Potensi dan bakat pada diri peserta didik diarahkan dan dihargai sehingga rasa percaya diri peserta didik terpupuk dan tumbuh dengan baik,” katanya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan pemberian nama Expo Muharram memiliki makna tersendiri, yakni sebagai bagian dari proses pendidikan dalam membangun karakter, menggali bakat, serta mengembangkan minat siswa.
“Maka kegiatan ini kami beri nama Expo Muharram yang termasuk bagian dari proses pendidikan karakter, bakat dan minat yang dimiliki peserta didik agar ke depannya menjadi generasi yang sukses dunia dan akhirat,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Siti juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh tamu undangan apabila masih terdapat kekurangan selama pelaksanaan kegiatan.
Ia turut memberikan apresiasi kepada panitia dan seluruh wali murid yang telah ikut bekerja sama menyukseskan kegiatan Expo Muharram sekaligus Milad MIS Darul Ulum ke-23.
“Kami selaku pimpinan memohon maaf yang sebesar-besarnya. Ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh Bapak Ibu wali murid yang telah bekerja sama untuk memeriahkan acara ini,” ucapnya.
Mengakhiri sambutannya, Siti menyampaikan pantun yang berisi pesan perubahan dan harapan baik di tahun baru Islam.
“Hendak ke Mekkah tidaklah mudah,
banyak uang baru naik.
Makna hijrah kita berpindah,
dari yang buruk menjadi yang baik.”
“Rumah gubuk tidak berpenghuni,
atap daunnya ditimpa pelepah.
Semoga di tahun baru ini,
iman kuat rezeki melimpah,” tutupnya.
Laporan: Dini










