KEUANGANOPINISALAM PERBATASAN

Ketika Hidup Wajar Jadi Mewah: Refleksi dari Krisis Biaya Hidup

×

Ketika Hidup Wajar Jadi Mewah: Refleksi dari Krisis Biaya Hidup

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi kehidupan sehari-hari rakyat kecil yang semakin sulit mempertahankan hidup wajar di tengah krisis biaya hidup.

Yang dibutuhkan bukan narasi sabar dan tahan, tapi keberpihakan nyata. Subsidi yang tepat guna, pengawasan harga yang ketat, dan distribusi bantuan yang menyentuh mereka yang benar-benar butuh. Rakyat tak minta kemewahan, mereka hanya ingin kembali merasakan hidup wajar tanpa harus selalu waspada dengan dompet yang makin tipis.

Krisis biaya hidup ini seharusnya menjadi peringatan bahwa sistem ekonomi kita belum berpihak. Refleksi bukan hanya perlu dari masyarakat, tapi juga dari pembuat kebijakan. Karena ketika hidup wajar sudah menjadi kemewahan, berarti ada yang sangat keliru dalam cara kita membangun bangsa.


Oleh : Dhitto Adhitya, Redaktur Koran Perbatasan


📊 Views: 13
Baca Juga:  Kepemimpinan Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Sektor Publik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *