Hendra juga mengingatkan bahwa guru dan orang tua memiliki peran penting sebagai pembimbing generasi penerus agar tidak kehilangan arah di tengah derasnya arus teknologi dan budaya global. Ia mengajak seluruh peserta didik untuk menanamkan rasa hormat dan patuh kepada orang tua dan guru, karena dari merekalah nilai-nilai kehidupan dan kebangsaan diajarkan sejak dini.
“Hormati guru dan orang tua, karena tanpa doa dan bimbingan mereka, mustahil kalian bisa sukses dan menjadi generasi yang membanggakan bangsa,” pesan Hendra.

Dalam kesempatan itu, Kadisdikbud Natuna juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga pendidik yang terus berjuang mencerdaskan anak bangsa meski dalam keterbatasan sarana. Ia menilai, semangat guru di Natuna mencerminkan jiwa kepahlawanan sejati yang patut dihargai.
“Bagi saya, para guru di Natuna adalah pahlawan masa kini. Mereka berjuang di garis depan pendidikan tanpa pamrih untuk membangun masa depan daerah,” pungkasnya.
BACA JUGA : Belajar Adalah Bentuk Perjuangan Generasi Masa Kini
Upacara peringatan Hari Pahlawan di SMP Negeri 2 Pengadah berlangsung khidmat, diikuti oleh para siswa, dewan guru, serta tamu undangan. Momentum tersebut menjadi pengingat bagi semua pihak bahwa semangat pahlawan tidak boleh pudar di hati generasi muda, terutama dalam dunia pendidikan. (KP).
Laporan : Ran










