KNPI Soroti Mahalnya Tiket Pesawat Dari dan Akan ke Natuna

oleh -309 views
Ketua-Komite-Nasional-Pemuda-Indonesi-KNPI-Kabupaten-Natuna-Erianto-ST

NATUNA (KP),- Percuma saja promosi wisata unggulan jika harga tiket pesawat dari dan akan ke Natuna masih tinggi. Jika harga tiket diatas Rp 1 juta, hanya orang-orang tertentu saja yang bisa berkunjung ke Natuna. Padahal ada banyak orang yang ingin melihat keindahan alam Natuna. Pernyataan ini disampaikan oleh Ketua KNPI Natuna, Erianto, ST, mengawali ceritanya dengan koranperbatasan.com.

Sebagai Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Natuna, Erianto memastikan harga tiket pesawat dari dan akan ke Natuna masih menjadi persoalan bagi masyarakat dan daerah. Erianto menilai ongkos jasa angkutan “burung besi” tersebut terlalu tinggi.



“Kami minta dan sekaligus mengusulkan agar persoalan transportasi terutama sekali transportasi udara juga dimasukkan dalam program kegiatan pemerintah kedepan. Ongkos pesawat masih sangat mahal,” katanya kepada koranperbatasan.com saat menikmati kopi sore di Java Cafe Jalan Pramuka, Selasa 12 November 2019.

Menurut Erianto, mahalnya harga tiket memiliki multi dampak yang kurang nenguntungkan bagi masyarakat dan pembangunan daerah. Ongkos transportasi udara yang tingga ini juga menjadi salah satu kendala bagi kemajuan Natuna.

“Setidaknya kalau ongkos pesawat terjangkau, proses pembangunan akan dapat didukung dari segi kecepatannya. Tapi yang terjadi hari ini ongkos pesawat terlalu mahal dan itu diakui oleh hampir semua orang termasuk pelaku usaha, apalagi masyarakat biasa,” pungkasnya.

Dihadapan beberapa temannya saat itu, Erianto berharap bidang transportasi yang satu ini bisa dimasukkan sebagai skala prioritas oleh pemerintah. Baik pada rencana jangka pendek, menengah maupun jangka panjang. Agar tarif penerbangan terjangkau dan bisa dinikmati oleh masyarakat.

“Namun begitu kami juga mengapresiasi hasil kerja pemerintah di bidang transportasi, terutama sekali bidang transportasi laut. Harapan kami masalah ongkos penerbangan ini dapat diselesaikan melalui rencana pembangunan,” tegasnya mengakhiri pembicaraan. (KP).


Laporan : Amran



Memuat...