“Haflatul Wada’ Wa Takrim Huffadzul Qur’an SIT Natuna Insan Qur’an menjadi momentum bagi komite sekolah untuk mengingatkan para lulusan agar menjaga hafalan Al-Qur’an, akhlak, dan nama baik sekolah.”
Ketua Komite SMPIT Natuna Insan Qur’an (NIQ), Rika Mulyani, S.Pd., bersama Ketua Komite SDIT NIQ, Lutfi Nuraeni, memberikan pesan kepada para lulusan agar menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup setelah menyelesaikan pendidikan di SIT NIQ Kabupaten Natuna.
NATUNA – Suasana penuh haru dan kebanggaan menyelimuti pelaksanaan Haflatul Wada’ Wa Takrim Huffadzul Qur’an SDIT dan SMPIT Natuna Insan Qur’an (NIQ) yang digelar di Gedung Sri Serindit, Senin (1/6/2026).
Kegiatan pelepasan siswa sekaligus penghargaan bagi para penghafal Al-Qur’an tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Natuna, Hendra Kusuma, S.H., M.Si., Camat Bunguran Timur, tokoh masyarakat, jajaran kepala sekolah, majelis guru, serta orang tua siswa.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Komite SMPIT NIQ, Rika Mulyani, S.Pd., didampingi Ketua Komite SDIT NIQ, Lutfi Nuraeni, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bersama-sama mendukung pendidikan para siswa hingga menyelesaikan masa belajar.
Menurutnya, keberhasilan para siswa bukan hanya menjadi kebanggaan sekolah dan keluarga, tetapi juga menjadi amanah besar untuk terus menjaga nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
“Keberhasilan kalian hari ini bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan amanah yang besar. Al-Qur’an yang kalian hafal hendaknya menjadi cahaya yang menerangi kehidupan, menjadi pedoman dalam bersikap, dan penjaga amal di mana pun kalian berada,” ujarnya dalam sambutan.
Selain kepada para siswa, pihak komite juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh ustaz dan ustazah yang telah membimbing serta mendidik anak-anak dengan penuh kesabaran dan keikhlasan.
Rika mengatakan, perjuangan para pendidik dalam membimbing hafalan Al-Qur’an memiliki nilai besar dan menjadi bagian penting dalam membentuk generasi Qurani.
“Orang tua belum tentu memiliki kesabaran seperti ustaz dan ustazah dalam membimbing anak-anak menghafal Al-Qur’an. Semoga setiap huruf yang diajarkan menjadi amal jariyah yang terus mengalir,” ucapnya.
Kepada para lulusan SDIT dan SMPIT NIQ, ia juga berpesan agar tetap percaya diri, bangga terhadap prestasi yang telah diraih, serta terus berjuang mengejar cita-cita di jenjang pendidikan berikutnya.
“Jangan lupa, kalian adalah siswa-siswi berprestasi. Banggalah atas pencapaian yang telah diraih dan tetap semangat menggapai cita-cita setinggi mungkin agar menjadi anak sukses dunia dan akhirat,” pesannya.
Ia menambahkan, keberhasilan siswa SIT NIQ merupakan hasil kerja sama antara sekolah, guru, komite, dan orang tua yang selama ini berjalan dengan baik.
“Kesuksesan mereka hari ini merupakan hasil kolaborasi yang kuat. Semoga kerja sama ini terus terjalin dalam melahirkan generasi Qurani yang cerdas, berakhlak mulia, dan beriman. Kepada anak-anakku sekalian, jagalah nama baik sekolah,” pungkasnya.
Laporan: Dini










