“Lima pelajar SMP Negeri 1 Bunguran Timur berhasil lolos Olimpiade Sains Nasional (OSN) Tingkat Kabupaten dan siap mewakili Natuna pada OSN Tingkat Provinsi Kepulauan Riau yang akan digelar secara daring.”
Kepala SMP Negeri 1 Bunguran Timur, Zurna, S.Pd., menyampaikan bahwa lima siswa terbaik sekolahnya telah berhasil melewati seleksi Olimpiade Sains Nasional (OSN) Tingkat Kabupaten dan kini bersiap mengikuti OSN Tingkat Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Sebagai bagian dari persiapan, seluruh peserta telah mengikuti gladi bersih yang berlangsung lancar pada Rabu (2/7/2026).
NATUNA — SMP Negeri 1 Bunguran Timur kembali menorehkan prestasi di bidang akademik. Sebanyak lima pelajar terbaik sekolah tersebut berhasil lolos seleksi Olimpiade Sains Nasional (OSN) Tingkat Kabupaten dan akan mewakili Kabupaten Natuna pada OSN Tingkat Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2026.
Sebagai persiapan menuju pelaksanaan lomba, para peserta telah mengikuti gladi bersih secara daring yang berlangsung tanpa kendala.
Kepala SMP Negeri 1 Bunguran Timur, Zurna, S.Pd., mengatakan seluruh rangkaian gladi bersih berjalan lancar dan para siswa kini tinggal mempersiapkan diri menghadapi pelaksanaan OSN yang dijadwalkan pada 23 Juli 2026.
“Alhamdulillah, proses gladi bersih hari ini sudah selesai dan berjalan dengan lancar. Hari H pelaksanaan OSN dijadwalkan pada tanggal 23 Juli 2026. Anak-anak tidak berangkat ke luar daerah karena pelaksanaannya dilakukan secara online,” ujarnya kepada koranperbatasan.com melalui pesan WhatsApp.
Zurna menjelaskan, lima peserta dari SMP Negeri 1 Bunguran Timur akan mengikuti kompetisi pada tiga bidang yang diperlombakan, yakni Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS).
Selain siswa dari SMP Negeri 1 Bunguran Timur, terdapat pula peserta dari beberapa sekolah lain di Kabupaten Natuna yang berhasil lolos ke tingkat provinsi.
Menurut Zurna, keberhasilan para siswa tidak lepas dari proses pembinaan yang telah dilakukan sekolah sejak awal. Peserta yang mengikuti OSN merupakan siswa yang telah memilih kegiatan ekstrakurikuler sesuai bidang yang diminati serta lolos melalui proses seleksi internal sekolah.
“Kalau di sekolah kami, anak-anak yang ikut lomba ini sebagian sudah memilih ekstrakurikuler sesuai mata pelajaran yang dilombakan. Selain itu, mereka juga melalui seleksi di tingkat sekolah sebelum ditetapkan menjadi peserta OSN. Guru pembimbing ekstrakurikuler juga telah beberapa kali memberikan bimbingan untuk menunjang kesiapan mereka menghadapi OSN,” jelasnya.
Ia menambahkan, pembinaan tersebut menjadi bagian dari komitmen sekolah dalam mengembangkan potensi akademik siswa agar mampu bersaing hingga tingkat yang lebih tinggi.
Menutup keterangannya, Zurna menyampaikan apresiasi kepada seluruh siswa yang telah mengharumkan nama sekolah melalui prestasi akademik tersebut.
“Selamat kepada anak-anak yang telah lolos pada seleksi OSN Tingkat Kabupaten. Prestasi ini merupakan hasil kerja keras, ketekunan, semangat belajar, bimbingan para guru, serta dukungan penuh dari orang tua.
Semoga pada tahap berikutnya anak-anak dapat memberikan penampilan terbaik, meraih prestasi yang membanggakan, dan melangkah hingga ke tingkat provinsi bahkan tingkat nasional,” pungkasnya.
Laporan: Dini










