ANAMBASINTERNASIONALKABAR PERBATASANKEPULAUAN RIAUNASIONALPARIWISATAPARLEMENTARIARAGAM PERBATASAN

Malam Budaya di Rumah Dinas Bupati Anambas, Turis Mancanegara Terpukau Ramah Tamah Khas Melayu

×

Malam Budaya di Rumah Dinas Bupati Anambas, Turis Mancanegara Terpukau Ramah Tamah Khas Melayu

Sebarkan artikel ini
Potret bersama antara Forkopimda Anambas, penari tradisional Melayu sanggar binaan Disparbud, dan para peserta Sail Indonesia Yacht Rally 2025 dari mancanegara.

ANAMBAS – Suasana malam di rumah dinas Bupati Kepulauan Anambas berubah menjadi panggung kehangatan budaya dan persahabatan internasional, puluhan wisatawan mancanegara yang menjadi peserta Sail Indonesia Yacht Rally 2025 disambut dalam sebuah acara ramah tamah yang sarat nilai-nilai kedaerahan, Sabtu, 07 Juni 2025.

Acara bertajuk Welcome Ceremony itu bukan sekadar seremonial penyambutan, melainkan menjadi ajang perkenalan yang mengikat erat ikatan antarbangsa melalui seni, budaya, dan keakraban.

Tamu-tamu dari berbagai negara, seperti Australia, Prancis, Jerman, dan Selandia Baru, serta beberapa mahasiswa dari Denmark tampak antusias mengikuti setiap rangkaian acara yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas. Tuan rumah, Bupati Anambas, Aneng, menyambut langsung para wisatawan dengan senyum ramah dan tangan terbuka.

Kehadiran Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, beserta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), menambah kesan bahwa malam itu bukan sekadar pesta, tapi bentuk komitmen serius pemerintah daerah menyambut dunia ke perbatasan Indonesia.

Acara dimulai sekitar pukul 19.30 WIB dengan iringan tarian tradisional Melayu yang dibawakan oleh sanggar binaan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Anambas. Musik orgen tunggal mengalun pelan saat para tamu undangan mulai mengisi kursi-kursi yang telah disiapkan di halaman rumah dinas, di bawah langit terbuka Anambas yang bersih dari polusi dan cahaya kota.

Tak hanya menikmati pertunjukan seni, para turis juga disuguhi ragam kuliner khas Anambas seperti lakse, dan berbagai olahan hasil laut yang menggugah selera. Beberapa dari mereka terlihat mencoba bersalaman dan berbincang dengan warga lokal menggunakan bahasa tubuh dan senyum, menciptakan suasana hangat yang melampaui batas bahasa.

“Kami merasa sangat terhormat bisa berada di sini. Sambutannya luar biasa, malam ini seperti cerita yang kami bawa pulang ke negeri kami nanti,” ujar Linda, salah satu peserta yacht rally asal Australia sambil mengabadikan momen dengan kamera ponsel.

Baca Juga:  Tiba di Batam, Bupati Sambut Kepulangan Jemaah Haji Asal Natuna
Potret suasana saat mahasiswa asal Denmark menikmati hidangan makan malam.

Dalam sambutannya, Bupati Anambas menyampaikan rasa terima kasih atas kedatangan para wisatawan serta menekankan bahwa Anambas bukan hanya surga bahari, tapi juga tempat di mana budaya, keramahan, dan keberagaman menjadi kekuatan.

“Anambas selalu terbuka untuk dunia. Kami berharap acara ini menjadi awal dari hubungan baik yang terus tumbuh antara masyarakat Anambas dan para sahabat dari seluruh penjuru dunia,” ucap Aneng.

Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, juga menyampaikan apresiasinya terhadap Pemkab Anambas atas inisiatif menggelar malam budaya tersebut. Menurutnya, diplomasi pariwisata berbasis budaya seperti ini merupakan jalan strategis dalam memajukan wilayah perbatasan.

Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan pertukaran cendera mata antara perwakilan Pemkab Anambas dan peserta yacht rally. Suasana penuh keakraban masih terasa bahkan hingga para tamu mulai meninggalkan lokasi acara.

Malam itu, Anambas bukan hanya menjadi titik singgah dalam peta pelayaran internasional, tetapi juga rumah singgah yang menyisakan kesan mendalam bagi siapa pun yang pernah merasakan kehangatannya. (KP).


Laporan : Azmi


📊 Views: 27

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *