“Monumen Raja Haji Fisabilillah (RHF) di Kota Tanjungpinang yang dahulu dikenal sebagai destinasi favorit masyarakat kini dinilai mulai kehilangan daya tarik dan terlihat sepi dari kunjungan warga.”
Pengunjung sekitar Monumen Raja Haji Fisabilillah (RHF), Wudo (nama samaran), mengatakan kawasan wisata yang terletak di Jalan Hang Tuah, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, dahulu menjadi salah satu tempat favorit masyarakat untuk bersantai dan menikmati pemandangan laut.
TANJUNGPINANG – Monumen Raja Haji Fisabilillah (RHF) yang berada di kawasan tepi laut Kota Tanjungpinang kini terlihat tidak seramai dulu. Destinasi yang sebelumnya sering menjadi tempat berkumpul warga tersebut kini terpantau sepi pengunjung.
Pantauan di lokasi pada Jumat (13/3/2026) sekitar pukul 16.50 WIB menunjukkan suasana kawasan monumen relatif lengang. Beberapa bagian monumen terlihat mulai kusam, sementara cat bangunan tampak memudar sehingga mengurangi daya tarik kawasan tersebut.
Wudo (nama samaran), salah seorang pengunjung yang berada di sekitar lokasi, mengungkapkan dahulu Monumen RHF sering menjadi tujuan masyarakat Tanjungpinang untuk menghabiskan waktu bersama keluarga maupun teman.
Menurutnya, kawasan tersebut dulunya ramai oleh anak-anak muda yang datang untuk bersantai, berfoto, hingga menikmati pemandangan laut.
“Dulu tempat ini sering ramai. Banyak anak muda datang ke sini untuk duduk santai atau foto-foto. Sekarang sudah jarang terlihat pengunjung seperti dulu,” ujarnya.
Meski demikian, ia menilai area di sekitar monumen masih cukup bersih dan tetap menawarkan pemandangan laut yang indah bagi pengunjung yang datang.
“Tempatnya sebenarnya masih nyaman. Orang yang datang juga masih bisa menikmati pemandangan laut yang indah,” tambahnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Beni, seorang pengunjung yang saat itu terlihat duduk santai di kawasan monumen. Ia mengaku dulu sering menghabiskan waktu di lokasi tersebut bersama teman-temannya.
“Saya dulu sering datang ke sini dengan teman-teman, tapi sekarang sudah jarang ada yang datang,” kata Beni.
Sementara itu, Danang, pengunjung lainnya, menilai Monumen RHF memiliki nilai sejarah yang penting bagi Kota Tanjungpinang. Menurutnya, kawasan tersebut seharusnya tetap dijaga dan dirawat agar tetap menjadi destinasi wisata yang menarik.
“Monumen ini perlu dirawat dan dipromosikan lagi agar bisa menjadi destinasi favorit seperti dulu. Tempat ini punya nilai sejarah dan keindahan yang patut dipertahankan,” ujarnya.
Ia berharap ke depan kawasan Monumen RHF dapat kembali mendapatkan perhatian sehingga mampu menarik minat masyarakat maupun wisatawan yang datang ke Kota Tanjungpinang. (KP).
Laporan: Novita










