KEUANGANOPINISALAM PERBATASAN

Rakyat Makin Terjepit: Ketimpangan Ekonomi Kian Terlihat Nyata

×

Rakyat Makin Terjepit: Ketimpangan Ekonomi Kian Terlihat Nyata

Sebarkan artikel ini
Ketimpangan ekonomi tergambar dari timbangan klasik yang berat sebelah: simbol nyata jurang antara si kaya dan rakyat kecil.

TAK PERLU data statistik mewah untuk memahami bahwa ketimpangan ekonomi di negeri ini semakin gamblang terlihat.

Cukup berjalan ke pasar tradisional, atau berbincang dengan pedagang kaki lima, dan kita akan menemukan potret rakyat yang makin terjepit di tengah beban ekonomi yang terus membengkak. Di sisi lain, kelas atas tetap menikmati kenyamanan hidup yang tampaknya tak terganggu gejolak apa pun.

Fenomena ini bukan sekadar soal siapa punya apa. Ini soal akses yang timpang terhadap kesempatan hidup layak mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga harga bahan pokok. Ketika subsidi mulai dipangkas dengan alasan efisiensi, dampaknya paling keras justru dirasakan mereka yang sudah berada di batas bawah. Yang kaya bisa mengubah strategi, yang miskin hanya bisa bertahan.

Kebijakan ekonomi makro seringkali terdengar heroik dalam narasi pemerintah. Namun, narasi itu tidak serta-merta menjadi bukti di lapangan. Apa artinya pertumbuhan ekonomi jika hanya terpusat di wilayah dan sektor tertentu? Apa artinya inflasi “terkendali” jika rakyat harus berutang demi membeli kebutuhan dasar?

📊 Views: 46
Baca Juga:  Ketika Angka Ekonomi Tumbuh, Tapi Dompet Rakyat Terus Menipis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *