ANAMBAS – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite yang kembali terjadi di Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau, menuai sorotan tajam dari Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila setempat.
Organisasi kemasyarakatan tersebut menilai krisis distribusi BBM yang berulang menandakan lemahnya pengawasan serta tidak adanya evaluasi serius dari pemerintah daerah dan instansi terkait.
Ketua MPC Pemuda Pancasila Anambas Arpandi, S.H., menyampaikan keprihatinannya atas kondisi ini. Menurutnya, kelangkaan BBM bukanlah persoalan baru, namun sudah berlangsung selama bertahun-tahun sejak Anambas dimekarkan sebagai kabupaten pada 2008 silam.
“Ini bukan kejadian satu-dua kali. Sudah 17 tahun, tapi masalah BBM tak kunjung terselesaikan. Bahkan hampir tiap bulan masyarakat menghadapi situasi yang sama, kelangkaan dan antrean panjang yang melelahkan,” tegasnya kepada koranperbatasan.com saat diwawancarai di kedai kopi kaca, Selasa, 10 Juni 2025.










