KALBAR – Untuk mendukung program Ketahanan Pangan Nasional, panen besar jagung secara serentak akan dilakukan di seluruh Indonesia pada 2 Juni 2025. Kabupaten Bengkayang di Kalimantan Barat telah dipilih sebagai lokasi utama untuk kegiatan seremonial nasional ini.
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto bersama Kapolri direncanakan akan menghadiri acara ini. Luas lahan yang akan dipanen mencapai 851,12 hektar, tersebar di 14 kabupaten/kota di Kalimantan Barat.
Kombes Pol. Dr. Bayu Suseno, S.H., S.I.K., M.M., M.H., Kepala Bidang Humas Polda Kalbar, menjelaskan pada Senin 26 Mei 2025, bahwa acara ini merupakan hasil kerja sama antara banyak pihak.
“Kegiatan Panen Raya Jagung ini akan melibatkan pemimpin daerah dan berbagai sektor, termasuk Kapolda Kalbar, Gubernur Kalimantan Barat, Kepala Dinas Pertanian Provinsi, kepala daerah kabupaten/kota, serta pejabat penting Polda Kalbar dan seluruh Kapolres di Kalimantan Barat,” ungkap Kombes Bayu.
Rincian Luas Lahan Panen di 14 Daerah
Berikut adalah rincian luas lahan jagung yang akan dipanen:
- Kabupaten Landak: 192,8 Ha
- Sanggau: 107,1 Ha
- Sambas: 7,62 Ha
- Bengkayang: 218,35 Ha
- Singkawang: 36 Ha
- Mempawah: 78,5 Ha
- Kubu Raya: 5,7 Ha
- Kayong Utara: 0,25 Ha
- Kapuas Hulu: 74,83 Ha
- Sekadau: 15,6 Ha
- Sintang: 2,5 Ha
- Melawi: 7,6 Ha
- Ketapang: 104,27 Ha
Acara ini diharapkan tidak hanya menjadi tanda keseriusan pemerintah dalam mencapai ketahanan pangan, tetapi juga mendorong peningkatan swasembada jagung sebagai komoditas penting bagi bangsa.
Pendekatan Responsif dan Kolaboratif
Kombes Bayu menambahkan bahwa Polda Kalbar berkomitmen untuk mendukung program pemerintah ini dengan pendekatan yang responsif, solutif, dan berdasarkan kemitraan. Langkah ini dilaksanakan melalui sinergi dengan Dinas Pertanian, petani, akademisi, serta melibatkan sektor swasta dan koperasi secara aktif.
“Kami juga bekerja sama dengan banyak pihak seperti Japfa Comfeed, Charoen Pokphand, serta memanfaatkan media massa untuk meningkatkan edukasi dan partisipasi masyarakat,” tambahnya.
Melalui pendekatan menyeluruh yang melibatkan berbagai sektor, Panen Raya Jagung 2025 di Kalbar tidak hanya sekadar ajang panen, tetapi menjadi momen kolaboratif untuk membangun fondasi ketahanan pangan yang kuat demi masa depan Indonesia yang berdaulat pangan. (KP).
Laporan : Irfan










