“Sebanyak delapan siswa terbaik SMAN 2 Bunguran Timur terpilih menjadi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Kabupaten Natuna menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.”
Kepala SMAN 2 Bunguran Timur, Arqam Alfarisy, S.Pd., mengatakan delapan siswa terbaik sekolahnya terpilih mengikuti Paskibraka tingkat Kabupaten Natuna menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Selain mengirimkan anggota Paskibraka, SMAN 2 Bunguran Timur juga dipercaya menampilkan berbagai atraksi seni dan budaya pada rangkaian peringatan HUT RI tahun ini.
NATUNA – SMAN 2 Bunguran Timur kembali dipercaya mengirimkan delapan putra-putri terbaiknya untuk bertugas sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Kabupaten Natuna pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kepala SMAN 2 Bunguran Timur, Arqam Alfarisy, S.Pd., mengatakan delapan siswa tersebut terdiri atas lima siswa laki-laki dan tiga siswa perempuan yang telah dinyatakan lolos seleksi.
Menurutnya, proses seleksi dilakukan secara bertahap oleh pemerintah daerah melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) bersama instansi terkait dengan melibatkan unsur TNI dan Polri.
“Peserta diseleksi secara komprehensif, mulai dari postur tubuh, penampilan, hingga kemampuan fisik. Proses seleksi dilakukan oleh tim gabungan sehingga benar-benar menghasilkan peserta terbaik,” ujarnya kepada koranperbatasan.com, Kamis (30/7/2026).
Arqam menjelaskan, para siswa yang terpilih akan mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan selama kurang lebih satu bulan di Masjid Agung Natuna sebagai persiapan menjelang pelaksanaan upacara HUT RI.
Selain berkontribusi melalui Paskibraka, SMAN 2 Bunguran Timur juga kembali dipercaya untuk memeriahkan peringatan HUT Kemerdekaan RI melalui berbagai penampilan seni.
“Setiap tahun kami diminta menampilkan drumband, tari persembahan, dan tari kreasi dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Kemerdekaan,” katanya.
Di lingkungan sekolah, pembinaan Paskibraka juga terus dilakukan melalui kegiatan Peraturan Baris Berbaris (PBB) yang dibimbing oleh Pembina OSIS, alumni Purna Paskibraka, serta pelatih dari luar sekolah.
Arqam berharap seluruh siswa yang mendapat kepercayaan mewakili sekolah mampu menjaga integritas, disiplin, loyalitas, serta tanggung jawab selama mengikuti seluruh rangkaian pelatihan.
Ia juga berharap ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama menjadi anggota Paskibraka dapat diteruskan kepada adik-adik kelas sebagai bekal pembinaan di sekolah.
“Kami berharap setelah menyelesaikan tugas sebagai Paskibraka, mereka dapat menjadi mentor bagi adik-adik kelasnya sehingga pembinaan Paskibraka di sekolah dapat terus berlanjut,” ujarnya.
Sebagai bentuk penghargaan, pihak sekolah akan memberikan apresiasi kepada siswa yang telah mengharumkan nama sekolah.
Penghargaan tersebut berupa piagam penghargaan, ucapan terima kasih, serta uang pembinaan yang disesuaikan dengan kemampuan sekolah.
“Kami tetap memberikan apresiasi kepada mereka yang telah membawa nama baik sekolah sesuai dengan kemampuan yang dimiliki sekolah,” pungkasnya. (KP).
Laporan: Dini










